Tujuh Fraksi DPRD Sumenep Sampaikan Hasil Reses III 2026, Aspirasi Warga Jadi Dasar Penyusunan Program Daerah

Foto (dari kiri): Wabup Sumenep, KH. Imam Hasyim, SH,MH, Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, SH

SUMENEP, Detikpost.id – Tujuh fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menyampaikan laporan hasil pelaksanaan Reses III Tahun 2026 dalam Rapat Paripurna yang berlangsung di ruang sidang utama DPRD Sumenep, Jumat (10/7/2026).

Laporan tersebut merupakan rangkuman aspirasi masyarakat yang berhasil dihimpun oleh para anggota DPRD saat melaksanakan kegiatan reses di masing-masing daerah pemilihan (dapil) mulai 30 Juni hingga 7 Juli 2026.

Bacaan Lainnya

Dalam rapat paripurna tersebut, masing-masing fraksi menyampaikan sejumlah persoalan dan kebutuhan masyarakat yang dinilai perlu mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Sumenep. Aspirasi yang disampaikan mencakup berbagai sektor, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, hingga penguatan perekonomian masyarakat.

Ketua DPRD Kabupaten Sumenep, H. Zainal Arifin, SH menyampaikan bahwa kegiatan reses merupakan kewajiban konstitusional anggota legislatif untuk mendengarkan secara langsung berbagai keluhan, masukan, dan harapan masyarakat. Menurutnya, hasil reses menjadi salah satu bahan penting bagi DPRD dalam menyusun serta memperjuangkan kebijakan pembangunan daerah agar lebih tepat sasaran.

Baca Juga:  Lebaran Ketupat 2026, H. Hosnan Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi dan Saling Memaafkan

Reses bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan menjadi ruang bagi anggota DPRD untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat. Apa yang disampaikan warga akan menjadi bahan dalam pembahasan program pembangunan dan penganggaran daerah ke depan,” kata Zainal Arifin saat memimpin rapat paripurna.

Ia menjelaskan, seluruh hasil reses dari tujuh fraksi akan dikaji dan diselaraskan dengan program Pemerintah Kabupaten Sumenep berdasarkan kebutuhan serta skala prioritas pembangunan.

“Berbagai usulan masyarakat akan menjadi pertimbangan dalam menentukan arah kebijakan daerah, baik terkait pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, maupun sektor strategis lainnya,” ujarnya.

Zainal menegaskan, DPRD Sumenep akan terus melakukan pengawalan terhadap aspirasi masyarakat agar dapat ditindaklanjuti melalui program nyata pemerintah daerah.
Secara umum, aspirasi yang muncul dalam Reses III 2026 meliputi kebutuhan perbaikan jalan dan fasilitas umum, peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan, pengembangan UMKM, pemerataan layanan kesehatan, peningkatan mutu pendidikan, serta program pemberdayaan sosial masyarakat.

Baca Juga:  Pemkab dan DPRD Sumenep Sepakati Digitalisasi Transaksi untuk Cegah Kebocoran PAD

Adapun tujuh fraksi yang menyampaikan laporan hasil reses tersebut yakni Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi PKB, Fraksi PPP, Fraksi PAN, Fraksi Demokrat, Fraksi NasDem, dan Fraksi Gerindra-PKS.

Rapat paripurna itu turut dihadiri Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, para Asisten Sekda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, tokoh masyarakat, serta insan pers.

Melalui penyampaian laporan hasil Reses III 2026, DPRD Sumenep berharap aspirasi masyarakat dapat menjadi pijakan dalam menentukan kebijakan pembangunan daerah yang lebih merata, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *