SUMENEP, Detikpost.id – Setiap fraksi DPRD Kabupaten Sumenep melalui juru bicara masing – masing fraksi menyampaikan hasil Reses II Tahun Sidang 2026 dalam rapat Paripurna untuk mendorong arah kebijakan pembangunan pemerintah daerah Kabupaten Sumenep. Rabu (31/03/2026)
Kegiatan Reses yang digelar pada 9 hingga 16 Maret 2026 merupakan langkah strategis bagi anggota DPRD guna menyerap langsung aspirasi masyarakat di daerah pilihan (Dapil) masing-masing.
Dalam rapat Paripurna tersebut, laporan masing-masing juru bicara fraksi, menyoroti berbagai sektor strategis, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, hingga penguatan ekonomi lokal.
Baca Juga: Aksi ASN Bersepeda Patut Direplikasi Daerah Lain, Ini yang Menerapkan!
Ketua DPRD Kabupaten Sumenep, H. Zainal Arifin, menegaskan bahwa seluruh masukan dari laporan Reses akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan dan penganggaran daerah.
“DPRD Sumenep akan mendorong pemerintah daerah mengambil langkah konkret demi mewujudkan pembangunan di Kabupaten Sumenep,” tegasnya.
Diketahui juru bicara dari ketujuh fraksi yang menyampaikan laporan reses masing-masing fraksi di antaranya :
1. Gerindra-PKS: Agus Hariyanto
2. PPP: Hairul Anam
3. PAN: Hairul Anwar
4. Demokrat: Ahmad Jazuli
5. PDI Perjuangan: Darul Hasyim Fath
6. NasDem: Samsiyadi
7. PKB: Mirza Khomaidi Hamid
Rapat paripurna tersebut dihadiri Wakil Bupati KH. Imam Hasyim, para pimpinan dan anggota DPRD, Forkopimda, Sekdakab, para Asisten Sekda, Kepala OPD, Camat, tokoh masyarakat, dan media berlangsung penuh antusias.
Baca Juga: Sang Ayah Ungkap Harapan di Tengah Prosesi Ritual Kehamilan Tujuh Bulan Putrinya
Aspirasi yang disampaikan diharapkan menjadi pemicu percepatan pembangunan, sekaligus memastikan pelayanan publik dan penguatan ekonomi masyarakat berjalan nyata dan merata.
Melalui laporan hasil Reses, publik menaruh harapan besar agar DPRD dan pemerintah daerah segera menindaklanjuti semua masukan dari apa yang didengar dan diketahui di lapangan, sehingga menjadikan suara masyarakat sebagai motor penggerak pembangunan di seluruh wilayah Sumenep yang berkeadilan dan mensejahterahkan.









