PARKIR RSUD CUT MEUTIA DIKECAM: Ketua APPI Aceh Utara Geram, Sebut Pengelola Parkir Tak Punya Hati Nurani!

Aceh Utara ( DETIK POST.ID ) – Ketua APPI Aceh Utara, Muhammad alias Rimung Buloh, meluapkan kemarahannya terhadap pengelola parkir RSUD Cut Meutia yang dianggap tidak punya hati nurani dan tega memanfaatkan kesusahan keluarga pasien. Ia mengecam sistem parkir per jam yang mencekik, sikap arogan penjaga parkir yang menolak membuka palang pintu jika pembayaran tidak sesuai tarif, dan kondisi kendaraan yang diparkir di tempat yang terpapar terik matahari.

 

Muhammad menceritakan pengalaman pahitnya pada Sabtu malam, 7 November 2025, ketika hendak meninggalkan rumah sakit setelah menjenguk keponakannya yang sakit. Meski sudah membayar setengah dari tarif parkir, penjaga parkir tetap ngotot meminta kekurangan pembayaran dan tidak mengizinkannya keluar.

 

Saya sudah bilang tidak punya uang lagi, tapi tetap saja dipaksa bayar! Ini namanya pemerasan! Pengelola parkir RSUD Cut Meutia ini tidak punya hati nurani! Mereka tega memanfaatkan kesusahan orang yang sedang sakit dan berduka,” ujar Muhammad dengan nada berapi-api.

Baca Juga:  Personel Polsek Muara Dua Monitoring Program Makan Bergizi Gratis BGN untuk Pelajar dan Kelompok B3

 

Muhammad menuding pengelola parkir hanya memikirkan keuntungan pribadi tanpa mempedulikan nasib keluarga pasien yang sudah terbebani dengan biaya pengobatan. Ia juga menyoroti kondisi kendaraan yang diparkir di tempat terbuka dan terpapar terik matahari, yang dapat merusak cat dan interior mobil. Ia mendesak pihak RSUD Cut Meutia untuk segera bertindak tegas dan mengganti pengelola parkir yang tidak manusiawi.

 

Saya minta pihak rumah sakit segera evaluasi dan ganti pengelola parkir ini! Jangan biarkan mereka terus merugikan dan menyakiti hati masyarakat! Parkir ini fasilitas publik, bukan lahan bisnis untuk mengeruk keuntungan! Kendaraan kami diparkir di tempat panas, tapi tetap saja dipaksa bayar mahal!” tegas Muhammad, seolah-olah parkir itu punya orang tua mereka dan bisa dibuat sewenang-wenang.

 

>>>>>>{ Adi }

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *