Konsep Khalifah Fil Ardh dan Fiqh Al-Bi’ah

Foto: Hasyim Khafani, SH

Oleh : Hasyim Khafani (Peserta LK-III Badko Jatim)

Detikpost.id – Formulasi Doktrin Islam Menghadapi Krisis Antroposen Modern. Krisis Antroposen merupakan era dimana manusia jadi kekuatan geologi utama. Iklim kacau, spesies punah, sungai mati.

Islam sudah punya jawabannya 1400 tahun lalu yakni “Khalifah Fil Ardh”, Fiqh Al-Bi’ah adalah turunannya, fiqh yang mengatur relasi manusia dengan alam. Jika kapitalisme punya doktrin “pertumbuhan tanpa batas”, maka Islam punya doktrin “kemakmuran dengan batas”.

Teori Khalifah Fil Ardh. Allah menciptakan manusia sebagai khalifah di bumi. Dalam tafsir Al-Qurtubi, khalifah artinya “yang menggantikan” makhluk sebelumnya dalam mengelola, bukan merusak. Ciri khalifah ialah punya ilmu, punya amanah, dan akan dihisab. Implikasi dari Merusak lingkungan sama dengan mengkhianati amanah. Ini dosa teologis, bukan hanya pelanggaran hukum.

Baca Juga:  Batalyon Parako 471 Pasgat Juara 1 Video Antar Satuan Kategori Operasi Pada HUT ke-80 TNI AU

Teori Fiqh Al-Bi’ah – Yusuf Al-Qaradhawi. Fiqh Al-Bi’ah adalah cabang fiqh baru yang qiyas dari maqashid syariah. Tujuannya menjaga 5 hal yakni agama, jiwa, akal, keturunan, harta, yang semuanya hancur saat ekologi rusak. Prinsip utamanya “Tidak boleh merugikan diri sendiri dan orang lain”.

Teori Antroposen – Paul Crutzen & Eugene Stoermer. Manusia kini mengubah iklim, tanah, dan laut dalam skala planet. Ini gagalnya etika. Islam menjawab dengan etika tauhid, alam bukan objek, tapi ayat kauniyah. Merusaknya sama dengan mendustakan tanda-tanda Allah.

Baca Juga:  Satpol PP/WH Aceh Timur Tegaskan: Seluruh Periklanan Wajib Miliki Rekomendasi Resmi Pemkab

Teori Harta Bersama – Al-Musytarakat. Air, udara, hutan, laut adalah milik publik. Tidak boleh dimonopoli.

Antroposen lahir karena manusia lupa dia khalifah.
Solusinya bukan teknologi saja, tapi mengaktifkan kembali Fiqh Al-Bi’ah, fiqh yang membuat ekonomi tunduk pada etika, dan pembangunan tunduk pada tauhid.

Ini bukan romantisme masa lalu. Ini doktrin paling relevan untuk krisis paling modern.

Karena bumi tidak butuh diselamatkan. Bumi akan baik-baik saja. Yang butuh diselamatkan adalah manusia dari azab akibat merusak amanahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *