Warsito Dirut PT BIN Resmikan Lapangan “Mata Jateng” di Gilirejo Baru Miri Sragen

SRAGEN, Detikpost.id – Direktur Utama PT Berita Istana Negara (BIN), Warsito, secara resmi meresmikan lapangan bola voli yang berlokasi di Dukuh Sumberjo RT 04/00, Desa Gilirejo Baru, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, pada Sabtu (8/8/2026).

Lapangan tersebut diberi nama “Lapangan Mata Jateng” dan diharapkan menjadi pusat kegiatan olahraga bagi masyarakat, khususnya generasi muda di wilayah tersebut.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya saat memberikan doorprize kepada panitia turnamen bola voli piala bergilir yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Gilirejo Baru, Warsito menyampaikan bahwa penamaan lapangan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap kemajuan olahraga desa.

“Pada hari ini, Sabtu 8 Agustus 2026, saya resmikan lapangan ini dengan nama Lapangan Mata Jateng,” ujar Warsito.

Ia juga menyampaikan bahwa peresmian tersebut bertepatan dengan hari Sabtu Pahing, yang memiliki makna khusus baginya karena sama dengan hari kelahiran putrinya, Alfina Nurul Oktavia, yang lahir pada Sabtu Pahing, 18 Oktober 2003.

Lebih lanjut, Warsito berpesan kepada panitia, di antaranya Yunus Prasetyo dan Agus Sudarwanto, agar dapat memanfaatkan lahan seluas kurang lebih 1.390 meter persegi tersebut dengan baik.

“Kami sangat mendukung generasi muda Gilirejo Baru untuk terus maju di bidang olahraga, agar pemuda di desa ini semakin berkembang,” tambahnya.

Warsito juga mengungkapkan bahwa dalam kurun waktu 10 tahun ke depan, lahan tersebut belum akan dibangun secara permanen, sehingga masyarakat, khususnya pemuda-pemudi, dapat memanfaatkannya secara maksimal sebagai sarana olahraga. Selain itu, lokasi lapangan dinilai sangat strategis karena berada dekat dengan balai desa dan sekolah, serta memiliki area parkir yang luas.

Baca Juga:  Breaking News: Pemilihan BPD Desa Bendungan Digelar Hari Minggu, Camat Mengaku Tidak Tahu

Sebagai bentuk dukungan tambahan, Warsito berencana memberikan hadiah berupa kostum bagi tim juara pertama sebanyak 12 pcs yang akan dilengkapi dengan logo Mata Jateng.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait alamat domisili dan kantor pusat PT Berita Istana Negara agar warga lebih mengenal keberadaan perusahaan tersebut.

Tak lupa, Warsito menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa dan siswi yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Gilirejo Baru dari Universitas Diponegoro (UNDIP) dan Universitas Sebelas Maret (UNS).

Ia menilai, Desa Gilirejo Baru sebagai desa termuda di Kabupaten Sragen yang baru berusia 24 tahun, memiliki potensi besar untuk berkembang meski berada di wilayah paling ujung barat kabupaten.

Menurutnya, perhatian dari pemerintah pusat hingga daerah terhadap desa tersebut cukup tinggi. Hal ini dibuktikan dengan pembangunan infrastruktur yang terus berjalan.

Warsito juga menyinggung sejumlah perhatian pemerintah, di antaranya bantuan hewan kurban sapi seberat 1,1 ton dari Presiden Prabowo Subianto pada tahun 2025, kunjungan Wakil Presiden pada 1 Januari 2024, serta kehadiran Menteri Pertanian dalam kasus pengungkapan pupuk palsu pada 11 Maret 2025.

Kasus tersebut melibatkan pelaku utama Totok, warga Karanganyar, yang telah divonis 2,5 tahun penjara.

“Ini bukti bahwa desa termuda tidak kalah dengan desa tertua—karena kemajuan bukan soal usia, tapi semangat dan kebersamaan. Maka saya berpesan kepada pemuda Gilirejo Baru, tetaplah semangat dalam berolahraga. Masuklah ke lapangan dengan kepala tegak dan hati yang berani. Jangan takut melakukan kesalahan, karena setiap poin lahir dari keberanian. Bermainlah sebagai satu tim—saling percaya, saling menutup kekurangan, dan berjuang sampai peluit terakhir. Menang memang tujuan, tetapi semangat pantang menyerah adalah harga diri seorang atlet. Tunjukkan bahwa kita datang bukan hanya untuk bermain, tetapi untuk memberikan yang terbaik. Ayo berjuang, raih kemenangan!.” pungkas Warsito.

Baca Juga:  Satreskrim Polres Sragen Bongkar Aksi Pencurian Accu Truk Sampah DLH, Pelaku Dibekuk Kurang dari Dua Pekan

Sementara itu, Kepala Desa Gilirejo Baru, Supratikno, menyampaikan bahwa kehadiran Lapangan “Mata Jateng” tidak hanya memberikan dampak positif bagi para pemuda, tetapi juga membawa berkah bagi pelaku UMKM dan pedagang kecil di sekitar lokasi.

Ia menuturkan, meningkatnya aktivitas di lapangan turut mendorong keramaian di kawasan tersebut. Hal ini dirasakan langsung oleh para pedagang yang kini memperoleh tambahan penghasilan.

“Alhamdulillah sekarang jadi lebih ramai. Kalau ada pertandingan atau latihan, dagangan kami jadi lebih laku,” ungkap salah satu pedagang di sekitar lokasi.

Dengan adanya lapangan ini, diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan semangat olahraga masyarakat, tetapi juga menggerakkan perekonomian warga melalui tumbuhnya aktivitas UMKM lokal.

Ke depan, Lapangan “Mata Jateng” diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan olahraga desa sekaligus ruang interaksi sosial yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat Gilirejo Baru dan sekitarnya.

Sementara itu, salah satu panitia, Yunus Prasetyo, menyampaikan ucapan terima kasih atas proses validasi lahan yang telah dilakukan. Ia menilai, langkah tersebut sangat penting karena memberikan kepastian status lahan sehingga dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat, khususnya sebagai sarana olahraga.

Yunus juga mengapresiasi perhatian dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Warsito selaku Direktur Utama PT Berita Istana Negara, yang telah berkontribusi dalam pengembangan fasilitas olahraga di Desa Gilirejo Baru.

“Kami mengucapkan terima kasih karena lahan ini sudah divalidasi, sehingga kini bisa dimanfaatkan dengan baik untuk kegiatan olahraga warga. Harapannya, lapangan ini bisa menjadi tempat berkumpulnya pemuda serta melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi dari Gilirejo Baru,” ujar Yunus.

Ia menambahkan, dengan adanya lapangan yang representatif dan dukungan penuh dari masyarakat, kegiatan olahraga seperti bola voli di desa tersebut diharapkan semakin berkembang dan mampu meningkatkan semangat kebersamaan antarwarga.(Tim:Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *