Bupati Fauzi Lepas Pawai Muharam 1448 H, Libatkan 797 Pelajar sebagai Syiar Islam dan Penguat Kebersamaan

Bupati Sumenep, Achmaf Fauzi Wongsojudo melepas pawai Muharam atau Asyura di depan Labeng Mesem Keraton Sumenep

SUMENEP, Detikpost.id – Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Pawai Muharam atau Asyura dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Senin (29/6/2026). Kegiatan yang diikuti 797 pelajar dari jenjang SD hingga SMA sederajat, baik negeri maupun swasta, itu menjadi momentum memperkuat syiar Islam, menanamkan nilai-nilai hijrah, sekaligus mempererat kebersamaan di tengah masyarakat.

Pawai secara resmi dilepas oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, dari depan Labang Mesem Keraton Sumenep. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar perayaan pergantian tahun baru Islam, tetapi juga menjadi sarana edukasi keagamaan untuk mengajak masyarakat memahami makna hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.

Bacaan Lainnya

“Kami mengharapkan masyarakat, khususnya generasi muda melalui kegiatan ini, semakin mencintai ajaran Islam, memiliki akhlak yang mulia, serta menjadikan nilai-nilai hijrah sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Achmad Fauzi.

Bupati menjelaskan, bulan Muharam merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam. Karena itu, momentum tersebut perlu diisi dengan berbagai kegiatan positif yang mampu memperkuat keimanan, meningkatkan kepedulian sosial, dan mempererat ukhuwah Islamiyah.

Baca Juga:  Bupati Achmad Fauzi Tekankan Peran Pramuka Dalam Pembukaan Rakercab Gerakan Pramuka Sumenep 2026

Ia menegaskan, Pawai Muharam hendaknya tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi media syiar Islam yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat serta membentuk karakter generasi penerus bangsa.

Pawai Muharam/Asyura hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi media syiar Islam yang memberikan manfaat, memperkuat persaudaraan, dan membangun karakter generasi penerus bangsa,” tuturnya.

Lebih lanjut, Achmad Fauzi mengajak seluruh masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum introspeksi diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat semangat gotong royong dalam mewujudkan Kabupaten Sumenep yang religius, harmonis, dan sejahtera.

“Semoga semangat Muharam dan Asyura membawa keberkahan bagi kita semua, serta menjadi penguat kebersamaan masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Sumenep lebih maju,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumenep juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi menyukseskan penyelenggaraan Pawai Muharam.

Menurut Bupati, kolaborasi seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam menjaga dan melestarikan tradisi keagamaan yang sarat dengan nilai persatuan dan kerukunan.

“Seluruh elemen masyarakat berkolaborasi adalah kunci utama dalam menjaga dan melestarikan tradisi keagamaan sebagai identitas daerah, dalam bentuk syiar yang mengandung nilai-nilai kebersamaan dan kerukunan di tengah kehidupan bermasyarakat,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *