Gelar Rembuk Stunting Desa Sreseh Sampang Jaga Desa Dari Zero Stunting Lewat RKPdes 2027

Caption: kegiatan rumbuk stunting di kantor pelayanan desa sreseh Sampang( dok: Soleh/ detikpost.id)

Sampang – detikpost.id – Pemerintah Desa Sreseh, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang menggelar kegiatan Rembuk Stunting, Pencegahan dan Penanganan Stunting, bertempat di kantor pelayanan desa sreseh, Kamis, ( 15 /08/ 2026 )

Kegiatan ini dihadiri ,Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Madzkur Hadi, Pj kadesa sreseh, Ibrahim, Kader Posyandu, Kader KPM, Kader BKB, dan Kader BPKBD. Sebagai narasumber hadir Bidan Desa Sreseh dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Sreseh.

Alhamdulillah, berdasarkan data terkini desa sreseh masih tercatat zero stunting, rembuk ini dilaksanakan sebagai upaya preventif agar capaian tersebut terus dipertahankan dan menjadi dasar penyusunan program di RKPdes Tahun 2027.

Dalam suasana kekeluargaan, para peserta duduk bersama melingkar membahas strategi pencegahan stunting di desa.

Baca Juga:  Aksi Pencurian di Galaxy Cellular 2 Sukoharjo Terungkap, Tim URC Satreskrim Sita Motor, HP, dan Pakaian Pelaku

Pj Kepala Desa Sreseh, Ibrahim S.Ag, menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader.

“Zero stunting ini prestasi kita bersama. Ke depan program PMT, penguatan posyandu, kunjungan rumah, dan edukasi gizi harus kita anggarkan di RKPdes 2027. Kita pastikan tidak ada balita yang tertinggal,” tegasnya.

Ketua BPD desa sreseh, Madzkur Hadi, juga menyatakan dukungan penuh, dan siap mengawal anggaran untuk kesehatan dan gizi.

” Kami siap mengawal anggaran untuk kesehatan dan gizi. Ini investasi untuk generasi Desa Sreseh,” ujarnya.

Narasumber menekankan pentingnya 1000 HPK, pemantauan tumbuh kembang, gizi seimbang, dan sanitasi sebagai kunci pencegahan.

” Kami tekankan pentingnya 1000 HPK, pantauan tumbuh kembang, gizi seimbang, sanitasi sebagai kunci pencegahan stunting,” pungkasnya.

5 Kesepakatan Rembuk Stunting untuk RKPdes 2027 :

Baca Juga:  Lulus Ujian SIM? Satlantas Karanganyar Bekali Pemohon dengan Arahan Keselamatan

1. PMT ibu hamil KEK & balita rawan gizi
2. Penguatan Posyandu & Kelas Ibu Balita rutin
3. Kunjungan Rumah Kader ke sasaran prioritas
4. Jambanisasi & PHBS
5. Pelatihan Kader, gizi dan tumbuh kembang

Dengan semangat kebersamaan ini, Desa Sreseh optimis mempertahankan status desa bebas stunting. Kegiatan tersebut berjalan lancar, tertib, aman dan kondusif.

Penulis: Soleh
Editor : redaksi
Sumber: detikpost.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *