SUMENEP, Detikpost.id – Satuan pendidikan SMAN 2 (SMADA) Sumenep terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak siswa yang cerdas dan berprestasi, tidak hanya di bidang akademik tetapi juga non-akademik. Upaya ini kini difokuskan pada pengembangan potensi siswa di bidang olahraga.
Kepala SMAN 2 Sumenep, Agung Setiawan, menyampaikan hal tersebut saat ditemui media secara eksklusif di ruang kerjanya, Rabu (15/04/2026)
Ia mengungkapkan, sekolah yang dipimpinnya sebelumnya telah mencetak prestasi di cabang olahraga futsal dengan meraih juara di tingkat Kabupaten Sumenep. Namun, capaian tersebut dinilai masih perlu ditingkatkan dengan membuka peluang pada cabang olahraga lain, seperti lempar cakram dan tolak peluru.
” Didukung usia yang masih muda dan jumlah siswa yang banyak, kami optimis sumber daya manusia (SDM) nya juga banyak, sehingga potensinya luar biasa,” ungkapnya.
Selain non-akademik, Agung menyebutkan bahwa prestasi akademik siswa SMADA Sumenep juga telah terbukti, salah satunya melalui keberhasilan siswa dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) untuk masuk perguruan tinggi negeri.
” Perguruan tinggi negeri yang paling banyak masih di Universitas Trunojoyo Madura (UTM).ada 30 siswa yang bisa masuk di sana melalui jalur prestasi. Selebihnya itu belum merata,” tanbahnya.
Meski demikian, pihak sekolah tetap berkomitmen untuk meningkatkan capaian akademik sekaligus mengoptimalkan potensi non-akademik melalui langkah-langkah strategis, termasuk melibatkan pembina eksternal.
” Kemarin saya sempat kumpulkan semua pembina eksternal. Pembina itu kan ada yang dari internal dan eksternal. Pembina eksternal itu penting karena selama ini kan masih juara di sekitar. Saya ingin lebih dari itu, juara provinsi,” tegas Kepsek.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi siswa yang memiliki potensi di bidang olahraga berdasarkan kemampuan dan kondisi fisik yang dimiliki.
“ Kebetulan ada siswa yang punya kemampuan atau talenta. Dari anatomi tubuh siswa itu sudah kelihatan,” terangnya.
Saat ini, latihan intensif telah berjalan dalam dua minggu terakhir. Sekolah menargetkan para siswa dapat meraih prestasi hingga tingkat provinsi. Target tersebut tidak hanya menjadi motivasi, tetapi juga harapan bersama untuk melahirkan siswa berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik.





