SUMENEP, Detikpost.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumenep menegaskan komitmennya dalam meningkatkan prestasi atlet daerah melalui program pembinaan berkelanjutan yang terarah dan terukur, khususnya dalam menghadapi ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 mendatang.
Sebagai otoritas pembinaan olahraga di daerah, KONI dinilai memiliki peran strategis dalam menjaring, membina, serta meningkatkan kompetensi atlet agar mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional. Memasuki tahun 2026, berbagai persiapan mulai dimatangkan guna mencapai target prestasi yang telah ditetapkan.
Ketua Harian KONI Sumenep, Abdul Kadir Al Mahdaly menyampaikan bahwa gos utama (tugas pokok) organisasi saat ini adalah melanjutkan target prestasi yang telah ditetapkan pemerintah daerah, khususnya dalam ajang Porprov.
” Target tersebut merupakan bagian dari sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam mendorong kemajuan olahraga di Kabupaten Sumenep,” terangnya. Sabtu (02/05/2026)
Untuk mewujudkan hal itu, KONI telah menyiapkan sejumlah program latihan bagi atlet-atlet berprestasi. Tidak hanya dilakukan di tingkat kabupaten, program pembinaan juga diperluas melalui kerja sama dengan KONI Jawa Timur guna meningkatkan kualitas latihan.
“Sejumlah atlet potensial kami titipkan untuk berlatih di Jawa Timur bersama atlet PON melalui program pemusatan latihan daerah (Puslatda). Langkah ini sudah dilakukan sejak beberapa tahun terakhir dan akan terus kami tingkatkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, program pembinaan yang telah berjalan sebelumnya akan terus dievaluasi dan disempurnakan agar mampu menghasilkan prestasi yang lebih optimal. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat perolehan medali Sumenep di ajang Porprov 2027.
Secara historis, capaian prestasi olahraga Sumenep menunjukkan tren peningkatan. Pada Porprov 2019, Sumenep belum berhasil meraih medali emas. Namun pada Porprov 2022 dan 2023, jumlah medali emas meningkat menjadi enam hingga tujuh medali emas, dan tren tersebut terus terjaga hingga 2025 dengan perolehan enam medali emas.
” Sejak 2022 hingga 2025 perolehan medali emas sudah melekat bagi Sumenep dari cabor tertentu. Ada delapan cabor yang berkontribusi dalam perolehan medali bagi Sumenep, sehingga masuk dalam cabor prioritas,” ungkapnya.
Melihat perkembangan tersebut, KONI Sumenep optimistis mampu meraih hasil lebih baik pada Porprov 2027 yang rencananya akan digelar di Surabaya. Berbagai program strategis telah disusun untuk mendongkrak perolehan medali, khususnya dari cabang olahraga skala prioritas.
” Sedangkan, cabor yang tidak masuk prioritas tetap didorong dan ditingkatkan agar dapat menyuplai perolehan medali pada ajang Kejurprov ataupun Porprov,” tegasnya.
Kadir menambahkan, selain pembinaan teknis, KONI juga menekankan pentingnya membangun komunikasi dan kerja sama dengan KONI Jawa Timur serta KONI kabupaten lain. Hal ini dinilai krusial untuk memperkuat eksistensi organisasi sekaligus membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan atlet.
“Eksistensi KONI sangat penting bagi para atlet. Melalui dukungan dan fasilitasi yang tepat, mereka dapat berkembang dan membawa nama baik Kabupaten Sumenep di tingkat yang lebih tinggi,” pungkasnya.
Data atlet berprestasi di masing – masing cabor dinilai menjadi dasar evaluasi KONI Sumenep untuk mengoptimalkan upaya dan langkah stategis, dalam mempersiapkan atlet yang dapat membawa nama baik Kabupaten Sumenep dengan capaian lebih banya medali emas di Porprov 2027.

