Konferensi Pers Kapolda Jatim di Polres Sumenep Batal, Awak Media Kecewa Tunggu Tiga Jam

SUMENEP, Detikpost.id – Konferensi pers Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Aviato., M.Si yang dijadwalkan berlangsung di Aula Sanika Satyawada Polres Sumenep pada Selasa (14/04/2026) batal digelar. Kegiatan tersebut sedianya membahas temuan dugaan kokain seberat 27,83 kilogram di pesisir Pulau Giligenting.

Kejadian ini menimbulkan kekecewaan sejumlah awak media yang telah menunggu sekitar tiga jam di lokasi. Sebelumnya, Plt. Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, S.,SH mengundang rekan-rekan media melalui grup Mitra Humas untuk menghadiri konferensi pers Kapolda Jatim yang disebut akan tiba di Mapolres Sumenep menggunakan helikopter.

Bacaan Lainnya
banner 728x250

Sejumlah persiapan pun telah dilakukan oleh pihak kepolisian. Barang bukti bahkan sudah ditata di meja, lengkap dengan banner bertuliskan agenda “Konferensi Pers” Kapolda Jatim. Namun, situasi berubah ketika barang bukti tersebut kembali diamankan dan tim Satresnarkoba beserta Kasatresnarkoba tidak terlihat di lokasi.

Baca Juga: Polres Salatiga Gelar FGD Penanganan Balap Liar dan Knalpot Brong, Perkuat Sinergi dan Komitmen Bersama

Kapolres Sumenep, AKBP Nanang Hardiyanto, S.I.K akhirnya menemui awak media untuk memberikan penjelasan. Dalam keterangannya, ia menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman terkait temuan tersebut.

” Kami sedang melakukan pendalaman dan penyelidikan terkait temuan barang bungkusan yang berada di wilayah kepulauan Giligenting. Untuk detailnya apa yang menjadi temuan barang tersebut, kami juga masih melakukan uji lab,” terangnya dengan singkat. Selasa (14/04/2026)

Ia juga menjelaskan bahwa kedatangan Kapolda Jatim ke Mapolres Sumenep merupakan bagian dari agenda kerja. Namun, penjelasan ini berbeda dengan informasi sebelumnya dari pihak Humas Polres Sumenep yang menyebutkan akan ada konferensi pers, sehingga memunculkan tanda tanya di kalangan media dan publik.

Baca Juga: Celosia Masih Buka Meski Disorot Soal Izin, DPRD dan Bupati Semarang Didesak Turun Tangan: Ada Apa di Balik Pembiaran Ini?

Menanggapi hal tersebut, salah seorang awak media, Feros, mewakili rekan-rekannya menyampaikan kekecewaannya atas batalnya agenda tersebut. Ia menilai kejadian ini menunjukkan kurangnya profesionalitas dalam koordinasi kegiatan.

” Padahal, info yang kami terima dari pihak Polres melalui Humas Polres Sumenep di group Mitra Humas, Kapolda Jatim sudah tiba di Bandara Trunojoyo dengan naik Helikopter, namun tiba-tiba tidak ada. Bahkan Pak Kapolda pun sejenak atau sedikit pun tidak menyapa teman-teman. It’s okay lah,” ucapnya dengan nada kecewa.

Feros juga mengungkapkan bahwa sejumlah awak media terpaksa menunda agenda liputan lain demi menghadiri konferensi pers tersebut.

” Kami di beberapa lokasi juga ada agenda liputan yang akhirnya kami tunda gitu kan. Kami sangat menyayangkan apa yang terjadi hari ini. Semoga tidak terulang di kemudian hari, terima kasih Pak Kapolda,” pungkasnya.

Peristiwa ini mencerminkan lemahnya koordinasi internal di lingkungan Polres Sumenep. Ke depan, perbaikan sistem komunikasi dan koordinasi dinilai penting untuk menghindari spekulasi publik serta menjaga kepercayaan terhadap institusi penegak hukum.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *