Jakarta Timur – BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Timur tidak ada bosannya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat luas setiap harinya demi pemahaman secara mendalam terkait pelaksanaan Program JKN. Salah satu upaya tersebut dilakukan dengan terselenggaranya kegiatan sosialisasi yang berkolaborasi bersama Kementerian Perdagangan untuk memberikan pemahaman Program JKN kepada setiap pegawainya. Informasi yang bersifat dinamis dan terus berkembang, membuat BPJS Kesehatan perlu untuk melakukan penyegaran informasi apalagi informasi JKN menjadi penting karena manfaatnya yang begitu besar bagi masyarakat khususnya dalam hal penjaminan pelayanan kesehatan. Hal ini disampaikan oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Timur, Dasrial saat membuka kegiatan Sosialisasi Program JKN Kepada Direktorat Standarisasi dan Pengendalian Mutu Kementerian Perdagangan bertempat di daerah Ciracas pada Jumat (2/5).
Dasrial mengapresiasi kepada Kementerian Perdagangan yang sangat sadar akan pentingnya jaminan kesehatan sehingga mengundang BPJS Kesehatan untuk dapat melakukan sosialisasi Program JKN kepada pegawainya khususnya di Direktorat Standarisasi dan Pengendalian Mutu. Dasrial menjelaskan bahwa salah satu manfaat dari BPJS Kesehatan adalah protection atau perlindungan dimana ketika seseorang atau anggotanya sakit dapat dijamin apalagi dengan pengobatan yang berbiaya tinggi. Sebelum hadirnya BPJS Kesehatan di Indonesia, banyak masyarakat yang enggan berobat sampai ke rumah sakit karena khawatir akan biaya pengobatan yang mahal sehingga dengan adanya BPJS Kesehatan membuat banyak masyarakat yang menjadi tenang dan aman. Manfaat lainnya adalah sharing atau berbagi dimana peserta yang sehat dan rutin membayar iuran dapat membantu peserta yang sedang jatuh sakit.
”Selama jalannya sosialisasi tadi banyak peserta kegiatan menanyakan fungsi petugas BPJS Satu atau BPJS Siap Membantu yang berada di fasilitas kesehatan karena selama ini ketika mereka ada kendala di fasilitas kesehatan, mereka bingung mengkonfirmasi kepada siapa. Akhirnya kami jelaskan fungsi dari petugas BPJS Satu yang siap membantu peserta JKN ketiga memiliki kendala di fasilitas kesehatan, diantaranya yaitu melakukan tindak lanjut pemberian informasi dan penangan pengaduan peserta di fasilitas kesehatan, melakukan koordinasi dengan petugas fasilitas kesehatan yang memiliki fungsi pemberian informasi dan penanganan pengaduan untuk informasi atau penanganan pengaduan dari peserta yang membutuhkan eskalasi dan bersinergi bersama petugas rumah sakit untuk pendaftaran bayi baru lahir dan perhitungan denda layanan peserta,” kata Dasrial.
Kepala Sub Bagian Tata Usaha Direktorat Standarisasi dan Pengendalian Mutu Kementerian Perdagangan, M. Arief Setyadi mengungkapkan bahwa melalui sosialisasi ini, pegawai di lingkungan kerjanya menjadi lebih paham terkait informasi yang terbaru dari Program JKN, khususnya tadi yang banyak ditanyakan terkait petugas BPJS Satu. Arief menambahkan bahwa setelah diberikan pemahaman terkait BPJS Satu, diharapkan para pegawai ketika ada hal yang perlu dikonfirmasi di fasilitas kesehatan menjadi tidak bingung lagi dan langsung menghubungi petugas BPJS Satu baik dari pihak BPJS Kesehatan maupun pihak fasilitas kesehatan. BPJS Kesehatan juga menginformasikan dalam Aplikasi Mobile JKN ini terdapat fitur Kartu KIS Digital yang dapat digunakan saat berobat dengan cara cukup menunjukan KIS Digital tersebut kepada petugas fasilitas kesehatan. Selain menunjukan KIS Digital, peserta JKN juga dapat menunjukan KTP saja untuk berobat.
“Kami sangat mengapresiasi kunjungan BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Timur yang hadir pada hari ini untuk melakukan sosialisasi tentang Program JKN. Kami diberikan informasi dengan sangat jelas terkait seluk beluk Program JKN mulai dari hak dan kewajiban peserta JKN, jenis-jenis kepesertaan yang ada dalam BPJS Kesehatan, kanal layanan, Aplikasi Mobile JKN, Program REHAB, Pandawa, jenis fasilitas kesehatan, BPJS Satu dan masih banyak lagi yang lainnya. Untuk Aplikasi Mobile JKN kami dituntun dari mulai bagaimana cara melakukan pengunduhan aplikasi tersebut lalu selanjutnya melakukan pendaftaran akun Mobile JKN,” ujar Arief.
Novie















