Dewan Pendidikan Sampang Angkat Suara: Guru TK Layak Jadi PPPK!

SAMPANG, Detikpost.id – Dewan Pendidikan Kabupaten Sampang mendorong pemerintah daerah untuk membuka akses seluas-luasnya bagi guru dan kepala sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) agar dapat mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya mewujudkan keadilan bagi seluruh tenaga pendidik tanpa memandang jenjang pendidikan.

Dewan Pendidikan Kabupaten Sampang, Hasan Rohmad, menegaskan bahwa guru TK memiliki peran strategis dalam membentuk fondasi karakter dan kecerdasan anak sejak usia dini.

Bacaan Lainnya
banner 728x250

Baca Juga: RSUDMA Sumenep Hadirkan Layanan Terapi Wicara, Bantu Atasi Gangguan Komunikasi

“Guru TK adalah pondasi awal pembangunan sumber daya manusia. Sudah seharusnya mereka mendapatkan hak yang sama dalam kebijakan pengangkatan PPPK,” tegasnya.

Mengacu pada kebijakan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, syarat utama seleksi PPPK guru adalah memiliki kualifikasi akademik minimal S1 atau D4 dan/atau sertifikat pendidik.

Menurut Hasan, mayoritas guru TK telah memenuhi kualifikasi tersebut, sehingga secara prinsip mereka layak diberikan kesempatan yang sama untuk mengikuti seleksi PPPK.

Baca Juga: DPC Madas Anak serumpun Sampang Beri Pernyataan Sikap Dorong Penegakan Hukum Berjalan Sesuai Kaidah Hukum Yang Berlaku

Namun demikian, di lapangan masih ditemukan berbagai kendala, di antaranya:

  • Terbatasnya formasi PPPK untuk jenjang TK
  • Belum terakomodasinya guru TK swasta
  • Ketidakjelasan posisi kepala TK dalam jabatan fungsional

“Ini bukan soal meminta keistimewaan, tetapi soal keadilan. Jangan sampai guru TK terus berada di pinggiran kebijakan,” tambahnya.

Dirinya mengusulkan beberapa langkah strategis kepada pemerintah daerah, di antaranya:

1. Membuka formasi PPPK khusus untuk guru TK

2. Melakukan pendataan ulang guru TK secara menyeluruh

3. Memberikan prioritas pengangkatan berdasarkan masa pengabdian

4. Melakukan advokasi ke pemerintah pusat agar kebijakan lebih inklusif

Praktisi Pendidikan Asal Sreseh ini berharap Bupati Sampang bersama Dinas Pendidikan dapat mengambil langkah konkret dan berpihak pada keadilan pendidikan. Sebab, kualitas pendidikan masa depan sangat ditentukan dari perhatian terhadap pendidikan usia dini hari ini.

“Jika kita serius membangun masa depan Sampang, maka kita harus mulai dari guru TK hari ini,” pungkas Hasan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *