JAKARTA, Detikpost.id– Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mencatat peningkatan citra dan kepuasan kinerja di mata masyarakat berdasarkan hasil survei terbaru pada April 2026. Meski demikian, capaian tersebut dinilai menjadi tantangan sekaligus pembuktian bagi institusi kepolisian untuk terus menghadirkan pelayanan yang profesional, transparan, dan berkeadilan.
Berdasarkan hasil survei, penilaian masyarakat terhadap profesionalitas layanan Polri mengalami kenaikan cukup signifikan dalam kurun enam bulan terakhir. Jika pada Oktober 2025 skor profesionalitas pelayanan berada di angka 7,76, maka pada survei April 2026 meningkat menjadi 8,37 atau naik 0,61 poin dengan menggunakan skala penilaian 1 hingga 10.
Peningkatan tersebut diperoleh dari rata-rata indeks penilaian terhadap 20 aspek pelayanan kepolisian. Penilaian berasal dari responden yang pernah berinteraksi langsung dengan Polri dalam satu tahun terakhir, seperti mengurus dokumen kepolisian, membuat laporan atau pengaduan, hingga mendapatkan layanan pengamanan maupun patroli.
Survei melibatkan 1.200 responden, dengan sekitar 23,1 persen di antaranya mengaku pernah berhubungan langsung dengan kepolisian selama setahun terakhir. Pengalaman tersebut menjadi dasar dalam memberikan penilaian terhadap kualitas pelayanan yang diterima.
Hasil survei menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan publik terhadap kinerja Polri di tengah dinamika politik nasional dan tingginya perhatian masyarakat terhadap berbagai penanganan kasus hukum. Meski demikian, capaian tersebut dinilai belum menjadi akhir dari proses reformasi institusi.
Ke depan, Polri dituntut untuk membuktikan bahwa peningkatan citra tersebut sejalan dengan kualitas pelayanan yang benar-benar dirasakan masyarakat. Konsistensi dalam menjaga profesionalitas, meningkatkan integritas personel, serta memberikan pelayanan yang cepat, humanis, dan berkeadilan menjadi kunci agar tingkat kepuasan publik terus meningkat dan kepercayaan masyarakat semakin kuat.














