SUMENEP, Detikpost.id – SMKN 1 Sumenep menggelar Pentas Seni dan Penganugerahan Siswa-Siswi Berprestasi dalam momentum kelulusan siswa kelas XII di halaman sekolah, Kegiatan yang diselenggarakan oleh Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) bersama Majelis Perwakilan Kelas (MPK) itu berlangsung meriah dan penuh haru. Kamis (07/05/2026)
Acara tersebut dihadiri Kepala SMKN 1 Sumenep Sucipto, S.Pd., M.Pd., jajaran guru, tenaga kependidikan, serta seluruh siswa kelas XII yang telah dinyatakan lulus.
Beragam penampilan seni tari dan kreativitas siswa turut memeriahkan suasana sekaligus menjadi ajang apresiasi terhadap bakat peserta didik di bidang akademik maupun nonakademik.
Dalam sambutannya, Kepala SMKN 1 Sumenep, Sucipto, S.Pd.,M.Pd menegaskan pentingnya semangat belajar sepanjang hayat di tengah perkembangan teknologi dan era kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang terus berkembang pesat.
Ia menjelaskan bahwa lulusan SMK harus siap menghadapi masa depan melalui konsep BMW, yakni bekerja, melanjutkan pendidikan, dan menjadi wirausahawan.
“Pada konteks BMW, B itu bekerja, M melanjutkan pendidikan, dan W menjadi wirausahawan. SMK mempersiapkan siswa untuk bekerja, tetapi juga memberi peluang untuk melanjutkan pendidikan maupun menjadi pengusaha,” ujar Sucipto.
Menurutnya, kesuksesan seseorang tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik semata, melainkan oleh kemauan untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan diri.
“Siapa yang akan sukses? Mereka yang mau terus belajar. Jangan pernah merasa selesai belajar setelah lulus sekolah. Perubahan zaman berlangsung sangat cepat dan hanya bisa diimbangi oleh orang-orang yang terus mengasah kemampuan dirinya,” katanya.
Sucipto juga mengingatkan para siswa agar tidak berkecil hati apabila belum memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Ia menilai setiap profesi memiliki nilai dan kehormatan selama dijalani dengan sungguh-sungguh.
“Profesi apa pun akan dihargai jika dijalani dengan keahlian dan kemauan belajar. Tidak ada pekerjaan yang tidak mulia,” imbuhnya.
Lebih lanjut, ia memaparkan berbagai upaya sekolah dalam menyiapkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja. Salah satunya melalui kerja sama dengan 141 dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Program tersebut diwujudkan melalui kunjungan industri sejak siswa berada di kelas X hingga praktik kerja lapangan (PKL) selama kurang lebih enam bulan pada semester lima.
“Pembelajaran di SMKN 1 Sumenep menggunakan sistem blok dengan pendekatan proyek. Siswa dibiasakan mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pekerjaan sehingga mereka lebih siap ketika terjun ke dunia kerja,” jelasnya.
Tak hanya itu, sekolah juga menghadirkan perusahaan dan dunia industri untuk melakukan proses rekrutmen langsung di lingkungan sekolah. Selain program job fair, sekolah juga rutin menggelar edu fair guna memberikan wawasan kepada siswa terkait pilihan perguruan tinggi.
Ia juga menambahkan, pada tahun 2026 sebanyak 21 siswa SMKN 1 Sumenep berhasil lolos ke perguruan tinggi negeri melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Sebagai bentuk penghargaan atas capaian para siswa, pihak sekolah menyerahkan sertifikat penghargaan kepada siswa-siswi berprestasi. Penyerahan penghargaan tersebut sekaligus menutup rangkaian acara yang berlangsung hangat dan penuh kebersamaan.
Melalui kegiatan itu, SMKN 1 Sumenep berharap para lulusan mampu menjadi alumni yang menjaga nama baik sekolah, terus mengembangkan kemampuan, dan meraih kesuksesan sesuai bidang yang dipilih masing-masing.







