Petik Laut Desa Labuhan Berlangsung Meriah, APH kawal 100 Perahu Lepas Larung Sesaji Ke Tengah Laut 2026

Caption: perahu nelayan desa labuhan di acara petik laut " pelepasan Larung sesaji " ke tengah laut ( dok: Soleh/ detikpost.id)

Sampang – detikpost.id – Petik laut ( Rokat Tasek- Madura – red) merupakan tradisi yang perlu di lestarikan oleh setiap generasi muda. Bahkan disebagian wilayah di madura, petik laut / Rokat tasek, di jadikan tradisi desa. sebagai wujud rasa syukur kepada Alloh atas limpahan rezeki.Tidak terkecuali di Desa Labuhan kecamatan Sreseh Kabupaten Sampang, Madura Jawa Timur, Jum’at ( 03/07/2026 ).

Tradisi petik laut / Rokat tasek yang di laksanakan di desa labuhan Sreseh berlangsung meriah, kurang lebih seratus perahu nelayan mengiringi pelepasan Larung sesaji ini, dengan pengawalan ketat dari aparat penegak hukum Polsek Sreseh, pol airut Sampang. Acara berjalan lancar, aman, serta kondusif.

Pengamanan petik laut di pimpin langsung oleh Kapolsek Sreseh, AKP Andik Suejarwanto SH, bersama personil dan anggota Polsek Sreseh, satpol airut polres sampang, sekcam Sreseh, kasi trantib dan Koramil 0828/05 Sreseh.

Pengamanan dari aparat penegak hukum bertujuan, agar pelaksanaan petik laut berjalan aman, tertib serta memastikan kegiatan tersebut berjalan lancar hingga selesai.

Sebelum Larung sesaji di mulai, terlebih dahulu, di lakukan pembacaan hodmil Qur’an, hiburan tayub, serta santunan anak yatim. Dan di malam harinya hiburan orkes dangdut sebagai puncak hiburan di acara petik laut ini.

Baca Juga:  Jajaran Dokkes Polda Jateng Jamin Kualitas Program Makan Bergizi Gratis Pada Sentra Produksi Program Makan Bergizi (SPPG) Polri Di Wilayah Jateng

Selanjutnya dilakukan prosesi pelepasan Larung sesaji ketengah laut, di ikuti sekira, seratus perahu nelayan. Kegiatan Larung sesaji merupakan acara yang di tunggu tunggu oleh masyarakat, pasalnya, pelepasan Larung sesaji merupakan kegiatan yang di sakralkan dari dulu dan merupakan inti acara dari petik laut/ Rokat tasek.

Sementara, Kapolres Sampang AKBP Hartono melalui Kapolsek Sreseh, AKP Andik Suejarwanto S.H, mengatakan pada media ini, keberhasilan dalam pengamanan tidak terlepas peran serta, semua lapisan masyarakat, yang bersinergi dengan aparat kepolisian,TNI, pemerintah daerah, panitia kegiatan serta masyarakat sekitar.

” Pengamanan kegiatan petik laut ini, akan berhasil ketika semua pihak bersinergi, baik masyarakat, pemerintah daerah, panitia kegiatan dan aparat penegak hukum,” tuturnya.

Lebih lanjut, Kapolsek Sreseh yang mantan kasat narkoba polres Sampang ini menegaskan, kami selalu mendukung tradisi dan budaya yang dilestarikan di masyarakat, termasuk petik laut ini.

” Melalui pengamanan yang di lakukan, kami berharap, pelaksanaan kegiatan ini berjalan aman, lancar, tertib dan kondusif, serta mempererat tali silaturahmi masyarakat dan aparat penegak hukum khususnya kepolisian sektor Sreseh ini,” ucapnya.

Di sisi lain, masyarakat sekitar menyambut gembira kegiatan petik laut ini, salah satu warga, Ila mengatakan, masyarakat senang dengan adanya kegiatan petik laut ini, karena sebagai bentuk rasa syukur masyarakat kepada Alloh SWT, atas berkah Rahmat, hidayah dan rezekinya, dari tangkapan hasil laut yang melimpah di perairan Sreseh .

” Petik laut ini merupakan wujud syukur kita kepada Alloh, atas limpahan rezeki, dari hasil tangkapan laut yang melimpah di perairan Sreseh, khususnya di desa labuhan ini,” ucapnya.

Petik laut di samping merupakan tradisi turun temurun dari dulu, kegiatan ini juga membawa manfaat bagi warga sekitar, bisa membantu perekonomian warga sekitar.

” Dengan adanya kegiatan petik laut, bisa membantu ekonomi warga sekitar, dengan cara berjualan, berbagai macam jajanan, baik itu makanan, minuman tradisional, dan kemasan modern,” pungkasnya.

Penulis : Soleh
Editor : redaksi
Sumber: detikpost.id

Baca Juga:  Pimpinan DPR: Saya Bangga dengan Kinerja Polri Tangani Arus Mudik Lebaran

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *