Pemdes Noreh Sreseh Sampang Salurkan Banpang ke 1.230 KPM Bantu Ringankan Ekonomi Warga 2026

Caption: Pembagian Banpang kepada warga di bantu oleh mahasiswa magang dari STAIRUA Pramian di rumah PJ kades Noreh ( dok: Soleh/ detikpost.id)

Sampang – detik post.id – Pemerintah Desa Noreh Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, Madura Jawa Timur, menyalurkan bantuan sosial beras 30 kg per KPM, kepada 1.230 Keluarga Penerima Manfaat ( KPM ) dari total 30.600,900 kwintal. Bantuan pangan beras 30 kg ini, diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi warga yang saat ini mengalami gagal panen akibat cuaca panas ektrim, Senin ( 07/09/2026 ).

Penyaluran Banpang beras kali ini agak sedikit berbeda, di mana, kali ini, dalam proses penyaluran ada banyak relawan dari mahasiswa STAIRUA Pramian taman Sreseh, yang lagi melakukan Kerja Kuliah Nyata ( KKN ) yang membantu .

Saat media ini bertanya pada salah satu ketua koordinator, dari mana, apa tujuan dan maksudnya datang di pembagian bantuan pangan.

” Kami dari mahasiswa STAIRUA Pramian, Taman Sreseh, Kami mahasiswa yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata / KKN mas, dan sengaja kami di tugaskan oleh dosen, untuk membantu penyaluran Banpang yang ada di desa Noreh ini,” tutur Ainul fakih mahasiswa jurusan hukum keluarga Islam.

Lebih lanjut, fakih panggilan akrabnya menegaskan, bahwa kami dari mahasiswa STAIRUA pramian, kami terdiri dari 12 orang, enam (6) mahasiswa cowok, enam (6) mahasiswi cewek, tergabung dalam satu kelompok dan delapan (8) mahasiswa satu jurusan dan empat(4) mahasiswa beda jurusan.

” Kami mahasiswa  dari STAIRUA pramian yang sedang melakukan kuliah Kerja Nyata ( KKN ), satu kelompok, beranggotakan 12 orang, 6 cewek dan  6 cowok, terdiri dari 8 orang jurusan  pendidikan Islam dan 4 orang jurusan hukum keluarga Islam.,” ucapnya.

Di samping itu pula kami satu kelompok, di beri tugas dari dosen adalah untuk mempelajari dan membantu penyaluran Banpang yang berada di desa Noreh kecamatan Sreseh Kabupaten Sampang.

” Mengawasi dan membantu warga dalam pembagian penyaluran bantuan sosial pangan beras 30 kg kepada setiap keluarga penerima manfaat, yang sudah mendapatkan undangan dari desa,” katanya.

Sementara, PJ kades Noreh, Moh Syaiful Bahri, mengatakan pada media ini, bahwa pemerintah Desa Noreh  berterimakasih kepada adik adik mahasiswa STAIRUA Pramian, yang dalam masa Kuliah Kerja Nyata ( KKN) dari kampusnya, membantu memberikan beras kepada warga yang sudah datang dan sudah mendapatkan undangan, sesuai data yang ada di aplikasi Banpang.

” Terimakasih banyak, adik mahasiswa STAIRUA jurusan pendidikan Islam dan hukum Keluarga Islam, yang rela membantu mengangkat, menyalurkan beras kepada warga penerima manfaat,” tuturnya.

PJ kades, yang berpenampilan kalem namun penuh pesona ini berharap, semoga Banpang kali ini sedikit bisa meringankan beban ekonomi warga, ditengah kemarau panjang dan ekstrim.

” Kami berharap, Banpang berupa beras 30 kg per KK ini dapat membantu meringankan beban ekonomi warga,” pungkasnya.

Perlu di ketahui bahwa, Banpang beras 30 kg, penyaluran bulan juli, Agustus dan September 2026 dan Desa Noreh tahun ini mendapatkan Banpang sebanyak 30.600.900 kwintal beras, dari 1.230 KPM. Penyalurannya berjalan lancar, aman serta tertib.

Baca Juga:  Satgas Pangan Sat Reskrim Polresta Banyumas Bersama Forkopimda Pastikan Harga Bapokting Stabil Jelang Nataru
Baca Juga:  Polantas Menyapa Hari ke-8 Operasi Zebra Candi 2025, Satlantas Polres Karanganyar Berikan Informasi Pengisian Permohonan Perpanjangan SIM di Satpas

Penulis : Soleh
Editor. : redaksi
Sumber: detikpost.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *