Wakil Bupati Sampang Buka Festival Jukok Tonoh 2 di Wisata Waduk Klampis Desa Kramat Kecamatan Kedungdung Kabupaten Sampang 2026

Caption : wakil bupati didampingi ibu ketua PKK kabupaten Sampang, Dandim 0828 Sampang, kepala dinas Disporabudpar, pengangkatan kipas tangan, menandakan di bukanya secara resmi festival Jukok Tonoh 2 di wisata waduk klampis desa Kramat kecamatan Kedungkandang kabupaten Sampang Madura Jawa Timur ( dok: Soleh/ detikpost.id)

Sampang – detikpost.id – Wakil Bupati Sampang Achmad Mahfud atau yang lebih dikenal Ra Mahfud membuka secara resmi, tanda di mulainya Festival Jukok Tonoh 2 dalam rangkaian memperingati hari jadi kabupaten Sampang yang ke – 403, berlokasi di Desa Kramat, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Sabtu sore ( 07/11/2026 ).

Festival Jukok Tonoh 2 tersebut merupakan event tahunan yang kedua, dimana tahun sebelumnya festival Jukok Tonoh 1 berlokasi di Wisata Lon Malang Desa Bira Tengah, Kecamatan Sokobanah Sampang, dimana festival tersebut berhasil menyedot pengunjung 3000 orang dan meraup hasil perputaran uang Rp. 123 juta rupiah dalam satu hari.

Hadir dalam pembukaan festival Jukok Tonoh 2 ini, wakil bupati bersama wakil ketua PKK kabupaten Sampang, Dandim 0828 Sampang, perwakilan polres Sampang dan anggotanya, kepala dinas Diskominfo beserta jajarannya, semua kepala OPD kabupaten Sampang, semua camat se-kabupaten Sampang, semua PJ kades se-kecamatan Kedungkandang, Danramil Kedungdung berserta anggota, pengelola Pokdarwis waduk Klampis, seluruh panitia penyelenggara serta masyarakat sekitar.

Keterangan foto: Kepala dinas Disporabudpar Sampang di acara pembukaan festival Jukok Tonoh 2 di wisata waduk Klampis Desa Kramat Kecamatan Kedungdung Kabupaten Sampang ( dok: detikpost.id)

Menurut kepala dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata ( DISPORABUDPAR ) H. Marnilem, yang sekaligus ketua pelaksana kegiatan Jukok Tonoh 2 kabupaten sampang, mengatakan dalam sambutannya, festival Jukok Tonoh 2 ini merupakan brand event yang diselenggarakan sebagai event kalender wisata tahunan kabupaten Sampang, dari rangkaian hari jadi kota Sampang yang ke 403.

” Festival Jukok Tonoh 2 merupakan sarana promosi pariwisata kabupaten Sampang yang sekaligus sebagai rangkaian kegiatan hari jadi kota Sampang yang – 403,” tuturnya.

Lebih dari itu, festival Jukok Tonoh yang ke 2 ini juga, memiliki oligan substantif untuk mengangkat potensi desa wisata kabupaten Sampang melalui gastronomi daerah. Mendorong perputaran ekonomi lokal, melalui pemberdayaan masyarakat dan partisipasi umkm lokal, meningkatkan kunjungan wisata, baik masyarakat lokal maupun regional serta untuk meningkatkan jumlah perputaran uang di sektor wisata di kabupaten Sampang

” Event ini, untuk mengangkat potensi desa wisata melalui gastronomi daerah, mendorong perputaran ekonomi lokal melalui pemberdayaan masyarakat dan partisipasi Usaha Mikro Kecil Menengah ( UMKM) lokal,” ucapnya.

Lebih lanjut, Marnilem menegaskan, sumber pendanaan kegiatan tersebut merupakan keuangan daerah dan kemitraan konsorsium serta CSR.

Baca Juga:  Kapolri dan Ketua Komisi IV DPR Tinjau SPPG YKB Polres Karanganyar, Dukung Penuh Program MBG

” festival Jukok Tonoh 2 ini di ikuti 42 UMKM digital dan 5 layanan masyarakat, sumber anggaran kegiatan ini dari keuangan daerah, kemitraan konsorsium serta CSR,”tegasnya.

Event ini di gelar selama dua hari, dari tgl 6 sampai tanggal 7 November 2026. Untuk memeriahkan acara di festival Jukok Tonoh 2 ini, panitia penyelenggara menyiapkan berbagai rangkaian kegiatan di antaranya, dihari pertama hari Jumat tanggal 6 ada kegiatan pangan murah , UMKM digital dan boothcamp, serta hari kedua ada kegiatan, senam masal, cooking kompetisi, UMKM digital, gerakan pangan murah, festival Jukok Tonoh 2 / bakar ikan massal secara gratis , live musik, layar tancap dan booth camp.

Baca Juga:  Wakapolri: 418 Lulusan Sespim Siap Jadi Garda Terdepan Hadapi Tantangan Global dan Era Digital

Disamping rangkaian acara tersebut, ada penyerahan 1000 bibit ikan dari 10 varietas unggul dari wakil Bupati Sampang kepada ketua Pokdarwis waduk Klampis, serta penyerahan bibit pohon Cemara udang. Puncak penutupan dari festival Jukok Tonoh 2 ini adalah pemutaran film layar tancap yang di selenggarakan pada malam hari.

Sementara, acara festival Jukok Tonoh 2 ini yang di laksanakan d wisata waduk Klampis, mendapat antusias yang sangat luar biasa dari masyarakat.

Salah satu masyarakat setempat, Khotbul Umam, mengatakan pada media ini, bahwa kegiatan ini sangat baik dan tentunya saya pribadi sangat mengapresiasi langkah dari pemerintah daerah melalui Disporabudpar ini.

” Kami apresiasi, langkah yang di lakukan oleh Pemda melalui Disporabudpar, menggelar kegiatan festival Jukok Tonoh 2 ini di desa kami, selain mengangkat desa wisata waduk klampis, juga mengangkat perekonomian masyarakat sekitar, disamping itu pula ada hiburan yang menarik,” pungkasnya.

Penulis : Soleh
Editor : Redaksi
Sumber: detikpost.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *