Jalin Sinergitas PKM Sreseh Lakukan PKG di SDN Bundah Dorong Deteksi Dini Di Lingkungan Sekolah 2026

Caption: PKG di SDN Bundah Sreseh bersama puskesmas Sreseh ( dok: Soleh/detikpost.id)

Sampang – detikpost.id – Unit Pelaksana Tehnis Daerah (UPTD) Pusat Kesehatan Masyarakat ( PUSKESMAS ) Sreseh kabupaten Sampang, melakukan program pemeriksaan Kesehatan Gratis ( PKG ), di lembaga pendidikan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bundah Sreseh, program pemerintah ini merupakan upaya untuk mendeteksi dini penyebaran penyakit di lingkungan sekolah, serta menjalin sinergitas dengan lintas sektoral di wilayah, Senin ( 27/07/2026 ).

Kepala puskesmas sreseh dr.Andita Safitri Aulani melalui penanggung jawab anak usia sekolah dan remaja, program pemeriksaan kesehatan gratis sekolah, Emy Milliyatul lana AMD, Kes mengatakan pada media ini, pemeriksaan kesehatan gratis anak usia sekolah yang dilaksanakan di SDN Bundah adalah sebagai bentuk layanan preventif dinas kesehatan ( puskesmas ) untuk mendeteksi dini masalah kesehatan siswa .

“Pemeriksaan kesehatan gratis merupakan bentuk layanan preventif dinas kesehatan melalui puskesmas untuk mendeteksi dini masalah kesehatan siswa, mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA,” tuturnya.

Lebih lanjut, Emy panggilan akrabnya, menegaskan, harapan kami semoga program pemeriksaan kesehatan gratis anak usia sekolah dan remaja ini, dapat membawa manfaat serta utamanya bisa mendeteksi dini masalah tumbuh kembangnya penyakit sehingga segera dapat ditangani dan di tindak dengan baik.

” PKG ini membawa dampak yang baik dalam mendeteksi dini masalah tumbuh kembangnya suatu penyakit, dengan demikian dapat ditangani dan ditindak sesegera mungkin dengan baik,” tegasnya.

Lebih lanjut, penanggung jawab program pemeriksaan kesehatan gratis anak usia sekolah dan remaja Emy Milliyatul lana mengatakan
tujuan pemeriksaan kesehatan gratis anak usia sekolah dan remaja:
1.Skrining Gizi dan Tumbuh Kembang: Pengukuran tinggi dan berat badan untuk memantau status gizi serta mencegah stunting atau malnutrisi.
2.Pemeriksaan Fisik Dasar: Pengecekan tekanan darah dan deteksi dini risiko anemia.
3.Pemeriksaan Panca Indera: Deteksi gangguan penglihatan (mata) dan pendengaran agar tidak menghambat anak dalam menerima pelajaran.
3.Pemeriksaan Gigi dan Mulut: Mencegah masalah gigi berlubang dan penyakit mulut lainnya.
4.Pencegahan dan Edukasi: penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Baca Juga:  Jaringan Obat Terlarang Terungkap di Pekalongan, Ditresnarkoba Tangkap Pelaku dan Ribuan Pil
Keterangan foto: kepala sekolah SDN Bundah Mar’um M.Pdi saat di ruang kerjanya( dok: detikpost.id)

Sementara, kepala sekolah SDN Bundah Sreseh, Mar’um M.Pdi, mengapresiasi langkah puskesmas sreseh dalam pemeriksaan kesehatan gratis dan pola hidup bersih yang bersinergi dengan lembaga pendidikan, salah satunya SDN Bundah.

” Kami berterima kasih sekali kepada kepala puskesmas dan team nakesnya atas pemeriksaan kesehatan gratis, pasalnya dengan adanya PKG ini siswa akan lebih tahu lebih awal mengenai kondisi kesehatannya.” Tuturnya.

Lebih lanjut, kepala sekolah yang berpenampilan kalem namun penuh wibawa ini menambahkan, pemeriksaan kesehatan gratis ini sangat membantu siswa dan siswi sekaligus membantu dewan guru dalam mengecek keberadaan kesehatan murid.

“Kegiatan ini, sangat membantu dewan guru, ketika guru menerangkan pelajaran kesiswaan, dimana guru bisa lebih peka dan mengerti bahwa murid tidak ada kendala kesehatannya, seperti, pendengaran, penglihatan dan yang lainnya.” Imbuhnya

Ia juga berharap program pemerintah pemeriksaan kesehatan gratis ini juga akan berdampak pada pola pikir siswa dalam menyikapi dan mendeteksi dini masalah cara hidup sehat terkait kesehatannya.

” Program PKG bukan hanya sekedar retorika semata tetapi program ini menjadi program
Layanan pemeriksaan nasional dari pemerintah untuk mendeteksi dini masalah kesehatan siswa, seperti, gizi, mata, telinga, gigi, dan kesehatan jiwa,” pungkasnya.

Perlu di ketahui bahwa pemeriksaan kesehatan gratis ( PKG ) yang di lakukan di SDN Bundah Sreseh di ikuti 56 siswa dan siswi mulai kelas 1 dan 6, serta melibatkan tenaga kesehatan ( NAKES) dari puskesmas Sreseh sebanyak 8 orang. Kegiatan PKG tersebut berjalan, lancar, tertib dan kondusif.

Baca Juga:  Semangat Ramadhan, Kapolres Lhokseumawe Perkuat Kepedulian untuk Penyintas Banjir di Riseh Tunong

 

Penulis: Soleh
Editor : redaksi
Sumber: detikpost.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *