Disporabudpar Sampang Gelar Festival Jukok Tonoh 2 di Wisata Waduk Klampis, Dorong Desa Wisata dan Kembangkan UMKM Lokal 2026

Caption: Pamflet festival Jukok Tonoh 2 yang di selenggarakan oleh Disporabudpar Sampang ( dok:detikpost.id )

Sampang – detikpost.id – Pemerintah Kabupaten Sampang melalui Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata ( DISPORABUDPAR), akan menggelar kembali festival Jukok Tonoh 2 yang bertempat di wisata Waduk Klampis, guna mendorong terciptanya desa wisata dan mendorong tumbuh kembangnya UMKM tingkat lokal agar lebih berkembang dan lebih maju, Kamis ( 5/ 11/2026 ).

Festival Jukok Tonoh 2 tahun ini mengambil tema “The Spirit of Nature, Gastro Experience, Taste and Stories ” berlokasi di wisata waduk Klampis Desa Kramat, Kecamatan Kedungdung, kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Keterangan foto: Kabid Parawisata Disporabudpar Sampang Endah Nursiskawati saat di ruang kerjanya ( dok: Soleh/ detikpost.id)

Menurut kepala dinas Disporabudpar H. Marnilem melalui kepala bidang (Kabid) Parawisata Disporabudpar Sampang, Endah Nur siskawati pada media tempo hari, mengatakan, bahwa festival Jukok Tonoh 2 ini merupakan kegiatan tahunan dimana tujuannya adalah untuk menggairahkan kembali roda Usaha Mikro Kecil Menengah ( UMKM ) lokal serta meningkatkan daya tarik wisata daerah.

” Event Jukok Tonoh 2 ini bertujuan meningkatkan daya tarik wisata daerah, serta untuk menggairahkan kembali roda usaha ekonomi lokal,” tuturnya saat di temui di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut Endah menegaskan, kami perwakilan dari pemerintah daerah ingin kembali mengulang kesuksesan acara tahun sebelumnya, dimana pengunjung tahun sebelumnya mencapai 3000 orang, serta mendapatkan omset penjualan Rp. 123 juta dalam satu hari.

” Kami ingin mengulang kesuksesan event yang sebelumnya, dimana pengunjung mencapai 3000 orang dan omset UMKM mencapai rp.123 juta per-hari tahun kemaren, semoga tahun ini bisa tercapai bahkan lebih,” ucapnya.

Festival Jukok Tonoh 2 atau bakar ikan massal ini di gelar di wisata waduk Klampis tak lain ingin menyuguhkan pemandangan alam yang khas, dengan pemandangan tenggelamnya matahari di sore hari.

Baca Juga:  Forkopimda Sumenep dan BMPD Adu Strategi di Laga Mini Soccer Sambut HUT RI ke-81

Disisi lain, Kabid Parawisata Disporabudpar yang berpenampilan kalem namun cantik, menegaskan bahwa, pemerintah daerah ingin mendorong masyarakat dan pelaku UMKM di daerah supaya menjadi pelaku utama dalam hal ini, pemerintah hanya memfasilitasi saja.

” Kami sebagai perwakilan dari pemerintah daerah menginginkan masyarakat dan UMKM lokal sebagai pelaku utama, agar nantinya mampu bersaing dan mandiri,” katanya.

Ia juga berharap, melalui event Jukok Tonoh 2 ini, kami dari Disporabudpar optimis sektor Parawisata daerah akan mampu berkembang dan UMKM lokal mampu untuk meningkatkan roda perekonomian di pedesaan yang berbasis ekonomi kerakyatan.

” Insyaallah, kami optimis dan mampu meningkatkan sektor pariwisata daerah, asalkan di kemas dengan baik dan di dukung masyarakat luas serta didukung UMKM lokal yang hebat,” pungkasnya.

Perlu di ketahui bahwa, festival Jukok Tonoh 2 ini dalam rangkaian kegiatannya di lakukan selama 2 hari, di mulai dari tanggal 6-7 November 2026 dengan rangkaian acara, yakni: senam bersama, layanan publik terpadu, gerakan pangan murah, pameran UMKM digital, lomba memasak ikan air tawar, 5000 ikan bakar gratis serta layar tancap melalui videotron.

Baca Juga:  Kebakaran Lahan di Nisam, Polisi Imbau Warga Tidak Bakar Lahan Sembarangan

Penulis : Soleh
Editor : Redaksi
Sumber: detikpost.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *