Diduga Pungli, Petugas Wanita SPBU Idi Rayeuk Minta Rp20 Ribu Tanpa Barcode

Oplus_131072

IDI RAYEUK ( DetikPost.id ) – Dugaan pungutan liar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Idi Rayeuk, Aceh Timur, viral di media sosial TikTok. Video yang diunggah warga setempat menampilkan pengakuan adanya pungutan Rp20.000 kepada pengendara yang tidak memiliki barcode kendaraan.

 

Dalam unggahan berbahasa Aceh bernada tegas: “Sinoeng nyoe menye ateuh gop, galak that jih menye ateuh jih tapih HP gop” (Artinya: “Ini orangnya memang suka memeras, sangat berani meminta-minta sambil memegang ponselnya”), warga mengungkap kejanggalan prosedur.

 

Diceritakan, petugas wanita meminta uang Rp20 ribu jika kendaraan tidak memiliki barcode. Unggahan dari akun bernama “Pak Kumis” pada menit 00:10 juga menyebutkan bahwa kode yang dipakai tidak sama dengan barcode resmi, dan kejadian ini terjadi di wilayah Idi Rayeuk, meski waktu pastinya belum diketahui secara pasti.

Baca Juga:  Polda Jateng Ungkap 53 Kasus Penyalahgunaan Subsidi Migas, 60 Tersangka Diamankan

 

Warga yang merasa dirugikan menyatakan aturan resmi Pertamina tidak memungut biaya pembuatan atau pengaktifan barcode. Dugaan ini diduga berlangsung lama dan baru terungkap setelah direkam serta disebarkan ke publik hingga menjadi perbincangan luas.

 

Hingga berita ini viral, pihak manajemen SPBU maupun Pertamina belum memberikan tanggapan resmi. Warga berharap ada pemeriksaan cepat agar praktik pungli dihentikan dan pelaku ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku.

Penilis, Rimung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *