Bangkalan – detikpost.id – Nama Aditya Firmanzah menggema di piala suratin Askab Bangkalan, ia menjadi top skor dan clubnya keluar sebagai juara 1 di ajang Piala Suratin Cup U-13 2026, yang diselenggarakan oleh asosiasi kabupaten Bangkalan, di ajang piala suratin ini, melahirkan bibit muda dan talenta berbakat yang mengharumkan kabupaten Bangkalan, Aditia Firmanzah adalah cucu supir angkot asli dari desa longkek kecamatan Galis kabupaten Bangkalan,Minggu( 02/08/2026 ).
Bernaung di Club Bangkalan Soccer akademi ( BSA) Bangkalan, adiatya Firmanzah mengasah skill dan kemampuannya. Lewat latihan yang disiplin dan teratur, ditopang dengan bakat alaminya, ia pun muncul menjadi sosok muda yang berbakat, terbukti dengan menjadi top skor di ajang Piala suratin cup U- 13 yang dilaksanakan di tingkat kabupaten Bangkalan.
Dimana turnamen piala suratin u-13 ini, di laksanakan mulai tanggal 26 Juli 2026 dan di ikuti 8 club, diantaranya: Bangkalan soccer akademi ( BSA), Persetan FC, Gasak FC, Putra belya FC, Mitra Bangkalan, DEKATE Bangkalan, Raka FC Kwanyar dan Perkasa FC.
Aditya Firmanzah lahir dari pasangan keluarga Abd. Hamid Dan Siti Masluhah Sp. berdarah Madura asli yakni berasal dari Desa Longkek kecamatan Galis kabupaten Bangkalan. Dan ia juga tercatat sebagai Siwa SMPN 1 Galis.
Keluarga yang sederhana, cucu dari sopir angkot Len M Joyoboyo- undaan- JMP,Aditya Firmanzah berhasil mengangkat dan mengharumkan nama keluarga. Perjuangan yang gigih, disiplin yang tinggi menjadikannya ia bisa meraih semua mimpinya.
Dukungan dari kedua orang tuanya, yang begitu sangat besar, menjadikan seorang aditya Firmanzah menjadi sosok yang kuat, gesit, lincah dan berprestasi.
Menanggapi keberhasilan Aditya Firmansyah, orang tuanya mengatakan pada media ini, menjadi top skor di piala Suratin U-13, tidaklah gampang butuh perjuangan, disiplin, ketekunan dan semangat berlatih yang kuat, serta dukungan dari orang orang tercinta di sekelilingnya, salah satunya kami, orang tuanya.
” Kami hanya bisa berucap, syukur Alhamdulillah, atas keberhasilan anak kami yang bisa menjadi juara 1 di ajang sepak bola piala suratin U-13 dan juga sebagai top skorer,” tuturnya.
Lebih Lanjut, Hamid menegaskan diusia yang masih muda, ia perlu dukungan moral dari kami, dan alhamdulillah semua keluarga besar mendukung langkah hobby dan kariernya.
” Sebagai orang tua, kami hanya memberikan dukungan dan doa agar terus bersemangat dan berprestasi, apalagi diusianya yang masih sangat muda, masih perlu dukungan, dan bimbingan ,” pungkasnya.
Perlu di ketahui bahwa, Asosiasi Kabupaten ( ASKAB ) adalah badan resmi dibawah PSSI ( Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) yang memimpin, mengatur dan mengurus kegiatan olah raga sepak bola di tingkat wilayah kabupaten. Salah satunya menyelenggarakan dan mengatur kompetisi sepakbola resmi antar club di tingkat kabupaten.
Penulis : Soleh
Editor : redaksi
Sumber: detikpost.id


