SPMB SMAN 1 Sreseh Resmi Di buka, 180 Kursi Jadi Primadona Pendaftar Murid Baru Di Tahun Ajaran Baru 2026

Caption: sekolah SMAN 1 Sreseh ( dok: Soleh/ detikpost.id)

Sampang – detikpost.id – Sekolah Menengah Pertama Negeri ( SMAN) 1 Sreseh resmi membuka Sistem Penerimaan Murid Baru ( SPMB) tahun ajaran 2026/ 2027. Dari 180 kuota yang disediakan , menjadi rebutan bagi siswa siswi pendaftar dari berbagai lembaga pendidikan SMP/ Mts sederajat untuk segera mungkin diterima masuk di SMAN 1 Sreseh, pasalnya , lembaga pendidikan SMAN menjadi primadona siswa siswi di kawasan Sampang khususnya wilayah Sreseh. Selasa ( 02/06/2026 ).

Dalam keterangan di akun resminya SMAN 1 Sreseh yakni: www.smansreseh sch.id telah membuka pendaftaran melalui tiga tahapan gelombang jalur, yakni:

1. Gelombang pertama spmb jalur domisili, tanggal 11- 15 Juni 2026.
2. Gelombang kedua spmb jalur afirmasi, mutasi orang tua / wali, dan jalur prestasi hasil lomba, tanggal 17- 23 Juni 2026.
3. Gelombang ketiga jalur nilai prestasi akademik.tanggal 25- 29 Juni 2026

Menurut kepala sekolah SMAN 1 Sreseh Edi Sasmito M.Pd melalui wakil kepala sekolah bagian kesiswaan Agus Wahyudi SE, mengatakan pada media ini di kantornya, sistem penerimaan murid baru ( SPMB ) sudah dibuka dari tanggal 28 mei 2026 kemaren tapi di halaman resmi yang online di buka dari tanggal 11 Juni 2026, dengan tiga gelombang jalur.

” Pembukaan spmb sudah dari tanggal 28 mei kemaren mas, tapi yang di portal resmi lembaga kami dari tanggal 11 Juni 2026, dengan gelombang jalur resmi yang sudah ditentukan,” tuturnya

Lebih lanjut Agus Wahyudi menjelaskan, kami menyediakan 180 kuota yang nantinya akan diisi dari lembaga pendidikan SMP/ Mts sederajat, yang memenuhi syarat. melengkapi berkas berkas sesuai yang di tentukan oleh panitia.

” Kuota 180 yang kami siapkan , mudah mudahan dapat terisi semua,” ucapnya.

Sementara, kepala cabang dinas pendidikan kabupaten Sampang Masu’udi Hadi wijaya mengatakan bahwa spmb jalur afirmasi merupakan langkah pemerataan bagi siswa kurang mampu untuk bersekolah di sekolah negeri .

“Jalur afirmasi merupakan langkah yang positip yang diambil oleh pemerintah, dalam memberikan kesempatan pemerataan bagi siswa yang kurang mampu untuk bersekolah di sekolah negeri,” tuturnya.

Lebih lanjut, mas’ udi menegaskan, jalur afirmasi ini juga untuk mengurangi kesenjangan sosial, agar ada keadilan bagi siswa yang tidak mampu di dunia pendidikan.

“:Jalur afirmasi ini juga untuk mengurangi kesenjangan sosial, agar keadilan bagi siswa yang kurang mampu dapat merasakan akses pendidikan,” tegasnya.

Kacabdin yang berpenampilan tenang namun tegas ini berharap, semoga pelaksanaan proses spmb lebih adil, merata dan transparans.

“Kami berharap, semoga pelaksanaan proses spmb ini berjalan baik, adil, merata dan transparan,” pungkasnya.

Penulis : Soleh
Editor : redaksi
Sumber: detikpost.id.

Baca Juga:  Ratusan Warga Kampung Jawa Terima Paket Daging Bantuan Presiden Prabowo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *