LHOKSEUMAWE ( DetikPost.id ) – Nama Salman Alfarasi, S.H., M.M. kini terukir indah dan abadi dalam lembaran sejarah hubungan paling harmonis antara institusi kepolisian dan keluarga besar insan pers di tanah rencong. Bukan hanya di wilayah hukum Polres Lhokseumawe, namun nama beliau berkumandang harum dan diakui luas sebagai Kepala Seksi (Kasi) Humas terbaik se-Polda Aceh, sosok yang menciptakan standar kemitraan yang begitu indah dan sulit tergantikan.
Kabar bahwa masa pengabdian beliau telah usai dan resmi memasuki masa purna bakti terhitung mulai 1 Juni 2026, seketika menyelimuti seluruh keluarga besar DPD Asosiasi Pewarta Pers Indonesia (APPI) Aceh Utara dalam suasana haru yang mendalam, bercampur rasa bangga namun juga duka yang menyayat hati. Ada perih yang terasa di dada, seolah dunia pers kehilangan separuh jiwanya, meski kita semua tahu beliau masih ada, sehat, dan tetap hidup di dalam setiap kenangan manis kebersamaan kita.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pewarta Pers Indonesia (APPI) Aceh Utara, Muhammad yang akrab disapa Rimung Buloh, mengungkapkan perasaannya dengan suara bergetar dan mata yang berkaca-kaca. Bagi beliau dan seluruh elemen organisasi—mulai dari pimpinan, pengurus, hingga seluruh anggota di lapangan—perpisahan ini terasa begitu berat, seberat rasa kehilangan seorang saudara terdekat.
Kami semua merasakan kesedihan yang amat dalam, seolah-olah bumi berhenti berputar sejenak. Rasanya seperti kehilangan sosok yang paling berharga dalam hidup kami, meski di mata raga beliau masih ada berdiri tegak di hadapan kita. Rasa kehilangan ini lahir bukan karena beliau tiada, melainkan karena berakhirnya masa pengabdian seorang pejabat Humas yang paling memahami hati kami, yang paling tulus merangkul kami, dan paling profesional melayani kami di seluruh pelosok Aceh,” ujar Rimung Buloh dengan nada penuh haru.
Selama memegang amanah sebagai Kasi Humas Polres Lhokseumawe, Bapak Salman Alfarasi tidak pernah sekadar menjalankan tugas sebagai jabatan administratif. Beliau mengubah makna pelayanan menjadi sebuah seni kebersamaan. Beliau menorehkan prestasi dan standar kerja yang begitu tinggi, hingga menjadi rujukan dan kiblat bagi seluruh rekan-rekan sejawat di jajaran Polda Aceh.
Keunggulan beliau tidak hanya terletak pada kecepatan dan ketepatan informasi, melainkan pada kelembutan hati dan kearifan luhur dalam menjembatani dua dunia yang berbeda. Beliau membangun komunikasi yang setara, hangat, dan penuh kasih sayang, seolah tidak ada sekat birokrasi, tidak ada jarak pangkat, dan tidak ada perbedaan antara institusi dan mitra.
Bagi kami di DPD APPI Aceh Utara, beliau adalah definisi nyata dari sosok mitra yang ideal, sosok ayah yang bijaksana, dan sosok saudara yang selalu ada. Beliau hadir seperti rumah tempat kami berteduh di tengah terik panasnya tugas jurnalistik, tempat setiap informasi disampaikan dengan jujur dan transparan, serta tempat setiap perbedaan pandang disikapi dengan kedewasaan yang luar biasa. Tanpa beliau di posisi itu, ada kekosongan besar yang kini terasa begitu perih,” tambahnya lagi.
Dan inilah pesan perpisahan yang penuh ketulusan, kata-kata indah yang meluncur dari hati nurani beliau, yang semakin membuat kami terenyuh dan meyakini betapa beruntungnya pernah bermitra dengan sosok sebaik beliau:
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Kepada seluruh sahabat dan rekan-rekan insan pers yang saya hormati,
Seiring berakhirnya masa pengabdian saya di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia dan memasuki masa purna bakti terhitung mulai 1 Juni 2026, izinkan saya menyampaikan rasa hormat, terima kasih, dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh rekan media yang selama ini telah menjadi mitra kerja Polres Lhokseumawe, khususnya dalam tugas saya sebagai Kasi Humas.
Selama menjalankan amanah tersebut, saya merasakan bahwa hubungan antara Polri dan insan pers bukan sekadar hubungan kerja, melainkan kemitraan yang d

