SUMENEP, Detikpost.id – SMA Negeri 2 Sumenep menyatakan kesiapan penuh dalam menghadapi proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026. Berbagai persiapan telah dilakukan mulai dari pembentukan panitia, penyediaan sarana teknologi, hingga layanan pendampingan bagi calon siswa dan orang tua selama proses pendaftaran. Kamis (04/06/2026)

Kepala Sekolah SMAN 2 Sumenep, Agung Setiawan S.Pd melalui Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 2 Sumenep, Lilis Suharyani mengatakan bahwa sekolah telah membentuk panitia khusus yang terdiri dari seluruh wakil kepala sekolah dan staf pendukung internal guna memastikan proses penerimaan siswa baru berjalan lancar.
“ Untuk kepanitiaan, kami melibatkan seluruh waka dan staf-stafnya. Tidak ada panitia dari luar sekolah sehingga koordinasi dan komunikasi lebih mudah dilakukan,” ujar Lilis.
Selain menyiapkan sumber daya manusia, pihak sekolah juga memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung. Sebanyak 10 unit komputer dan 10 printer telah disediakan untuk melayani kebutuhan calon peserta didik selama proses pengambilan PIN dan verifikasi data.
Menurut Lilis, seluruh perangkat teknologi, termasuk jaringan internet dan aplikasi pendukung pendaftaran, telah dipersiapkan dengan baik. Operator yang bertugas juga telah ditentukan dan mendapatkan pembagian tugas sesuai kebutuhan.
“Komputer, printer, aplikasi, operator, hingga internet semuanya sudah siap untuk mendukung pelaksanaan penerimaan siswa baru,” katanya.
Tahapan pengambilan PIN dan verifikasi nilai telah dimulai sejak 28 Mei 2026. Meski bertepatan dengan hari libur dan hari raya, panitia tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“ Pada tanggal 28 dan 29 Mei kami tetap masuk. Bahkan saat hari libur, seluruh panitia tetap bertugas mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB agar pelayanan kepada calon siswa dan orang tua tetap berjalan,” jelasnya.
Lilis mengungkapkan, jumlah pendaftar pada tahap awal masih belum terlalu banyak karena sebagian SMP belum menerbitkan Surat Keterangan Lulus (SKL). Meski demikian, sejumlah calon peserta didik dan orang tua sudah mulai datang untuk melakukan pengambilan PIN dan verifikasi nilai.
Untuk mengantisipasi antrean dan membantu masyarakat yang belum memahami prosedur pendaftaran, sekolah juga menempatkan sejumlah petugas di bagian depan layanan.
“ Masih ada orang tua dan siswa yang belum memahami cara pengambilan PIN maupun tahapan pendaftaran. Karena itu, beberapa panitia kami tempatkan di depan untuk memberikan pendampingan dan membantu mereka agar prosesnya lebih mudah dan tidak menimbulkan antrean panjang,” tutur Lilis.
Dengan berbagai persiapan tersebut, SMAN 2 Sumenep optimistis proses penerimaan siswa baru tahun ini dapat berjalan tertib, lancar, dan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan di sekolah tersebut.





