Presiden Prabowo, Gebernur Aceh Nyakli Maop Memita Para Koruptor di Aceh di Hukum Mati 

Aceh, Detikpost.id – 22 Agustus 2025, Nyakli Maop Meminta presiden Prabowo/gubernur Aceh mualem agar memberlakukan hukum mati /gantung kepada koruptor yang tergolong kelas kakap agar bisa menjadi contoh kepada daerah daerah lain di Indonesia,,jika bisa mualem dengan presiden berserta jajaran untuk menjadi daerah Aceh yang di kenal dengan daerah serambi Mekah menjadi percontohan dalam menumpas tikus berdasi yang membuat masyarakat dan negara dalam kesengsaraan ucap nyakli dengan penuh harapan.

 

Nyakli Maop, aktivis hak asasi manusia sekaligus pemerhati sosial yang juga mantan kombatan GAM, meminta Presiden Prabowo Subianto mengirim tim khusus Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Aceh Timur.

Ia menilai, kondisi Aceh Timur saat ini sudah “tidak dalam keadaan baik-baik saja” karena dugaan praktik korupsi yang merajalela. Menurutnya, para dugaan koruptor yang ia sebut sebagai tikus berdasi terus memperkaya diri lewat jabatan pemerintahan, sementara masyarakat miskin tidak mendapatkan kesejahteraan, lapangan kerja terbatas, dan penegakan hukum tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Baca Juga:  Tuntas Sesuai Target, TMMD Ke-126 Kodim 1505/Tidore Bawa Senyum di Tengah Masyarakat

 

Nyakli menegaskan, Presiden Prabowo bersama Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), harus segera mengambil langkah tegas dengan mengirim tim KPK ke Aceh Timur agar masyarakat bisa hidup lebih sejahtera, hingga terwujud keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia di sebabkan tidak ada uang rakyat yang di pakan tikus berdasi yang menguras hasil bumi Aceh untuk kelengkapan pribadi dan koleganya.

 

Selain itu, ia juga mendorong agar Presiden memberikan ruang seluas-luasnya kepada LSM dan lembaga setempat yang memiliki bukti serta saksi terkait kejahatan para oknum koruptor, sehingga proses pemberantasan korupsi berjalan transparan dan menyeluruh.

Baca Juga:  Dandim 0729/Bantul Hadiri Pemakaman Sinuhun Kanjeng Susuhunan Paku Buwono XIII di Imogiri

Media juga harus diperkuat perannya dalam mengawas jika busa di fasilitasi para pejuang Anti korupsi walopun mereka berasal dari media atau LSM JUGA LEMBAGA  Jalannya pemerintahan. Pengawasan publik melalui pers adalah senjata ampuh untuk melawan korupsi,” ujar Nyakli

 

Rimung Buloh Pasee, salahsatu mantan kombantan GAM di wilayah pasee aceh utara sangat setuju yang dikatakan oleh razali alias nyakli maop, dikarenakan apabila ada kesalahan masyarakat miskin jatuh keranah hukum dituntut hukuman tidak sesuwai dengan kesalahan, tapih kalau kesalahan yang sangat fatal oleh oknum oknum pemerintah umum kususnya aceh bisaseringan pencuri satu ayam potong,;ungkap rimung

 

penulis>>{ RIMUNG }

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *