Maulid Nabi 1448 H/2026, Diskominfo Sumenep Tekankan Keikhlasan dan Kekompakan dalam Pelayanan

Foto: Kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 di Aula Kantor Diskominfo Sumenep

SUMENEP, Detikpost.id – Penguatan moral serta peningkatan keimanan dan ketakwaan dinilai penting bagi aparatur pemerintah di tengah kesibukan menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Pesan tersebut disampaikan dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep, Jumat (18/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di aula Kantor Diskominfo Sumenep itu diikuti Kepala Diskominfo Kabupaten Sumenep Indra Wahyudi bersama jajaran pegawai dan menghadirkan penceramah K. Akhmad Fauzil Yakin.

Bacaan Lainnya

Kepala Diskominfo Sumenep, Indra Wahyudi mengatakan, peringatan Maulid Nabi tidak sekadar menjadi kegiatan untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi sarana untuk meneladani akhlak dan sifat beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, nilai keikhlasan, kesabaran, kedisiplinan dan komitmen yang dicontohkan Rasulullah SAW dapat diterapkan dalam menjalankan tugas sebagai aparatur, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Semoga kita mendapat manfaat dengan meneladani sifat Nabi. Sifat-sifat beliau menuntun kita pada keikhlasan, kesabaran, kedisiplinan, dan komitmen,” ujar Indra.

Ia menegaskan, jabatan yang diemban setiap pegawai bukan hanya sebuah posisi, melainkan amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Karena itu, setiap tugas perlu dijalankan dengan kesabaran dan semangat kebersamaan.

Baca Juga:  Pastikan Profesional Melayani Buruh Saat Aksi May Day, Polda Jateng Gelar Pelatihan Kesiapan Kontijensi

“Tugas kita memang berat, tapi mari jalani bersama dengan kekompakan. Bagian dari ikhlas, sabar, dan disiplin. Rezeki sudah ada yang mengatur,” katanya.

Indra juga mengajak seluruh pegawai membangun kekompakan dan kepedulian di lingkungan kerja. Menurutnya, kebersamaan tidak hanya diwujudkan melalui kerja sama dalam menyelesaikan pekerjaan, tetapi juga dengan saling membantu ketika ada rekan yang menghadapi persoalan.

Ia berharap suasana kerja di Diskominfo Sumenep dapat dibangun seperti sebuah keluarga, sehingga tidak ada sikap saling menjatuhkan maupun merasa senang ketika rekan kerja mengalami kesulitan.

Jadikan momentum ini untuk lebih erat, seperti satu keluarga. Jangan sampai ada yang senang melihat temannya susah. Permasalahan selesaikan bersama,” tegasnya.

Selain penguatan moral dan kebersamaan, Indra mengingatkan jajarannya agar terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Menurutnya, inovasi dan digitalisasi perlu diperkuat agar Diskominfo Sumenep mampu mengikuti perubahan zaman sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas.

Baca Juga:  Wabup Sumenep Dorong Inovasi dan Integritas Layanan Pajak Saat Kunjungi KB Samsat

Mari jaga dan pererat hubungan, jaga nama baik instansi, dan lebih profesional serta semangat dalam melaksanakan tugas,” pungkasnya.

Sementara itu, penceramah K. Akhmad Fauzil Yakin dalam tausiahnya mengajak seluruh peserta tidak hanya mengenang Rasulullah SAW, tetapi juga menerapkan keteladanan beliau dalam kehidupan, terutama dalam hal ibadah, kepemimpinan dan kepedulian terhadap sesama.

Ia menyampaikan bahwa Rasulullah SAW merupakan sosok pemimpin yang memiliki kepedulian besar terhadap kondisi umatnya. Keteladanan tersebut, kata dia, relevan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun ketika menjalankan tanggung jawab pekerjaan.

Nabi Muhammad SAW hatinya selalu hidup, senantiasa menyatu kepada Allah SWT dan selalu tersenyum dalam menghadapi umatnya,” tuturnya.

Menurutnya, hati yang senantiasa terpaut kepada Allah SWT akan memengaruhi sikap seseorang dalam menjalani kehidupan, termasuk dalam bekerja dan melaksanakan amanah.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di lingkungan Diskominfo Sumenep tersebut diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh jajaran bahwa setiap tugas merupakan amanah. Jabatan memiliki tanggung jawab, sedangkan pelayanan kepada masyarakat merupakan bentuk pengabdian yang perlu dijalankan dengan keikhlasan, profesionalisme dan kebersamaan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *