Hadiri Maulid, Kapolres Lhokseumawe Perkuat Silaturahmi dengan Waled Lapang

ACEH UTARA – Memperkuat silaturahmi dengan ulama serta membangun kedekatan dengan masyarakat, Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Dayah Darul Muttaqin, Gampong Matang Tunong, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (25/10/2026).

Kehadiran Kapolres Lhokseumawe dalam kegiatan keagamaan tersebut menjadi wujud komitmen Polri dalam merawat hubungan harmonis dengan ulama sebagai panutan umat, sekaligus memperkuat sinergi dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, rukun, dan damai.

Kapolres hadir memenuhi undangan pimpinan Dayah Darul Muttaqin, ulama kharismatik Aceh, Tgk. H. Muzakkir yang akrab disapa Waled Lapang. Momentum Maulid Nabi ini tidak hanya menjadi sarana mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperkokoh hubungan silaturahmi antara kepolisian dan kalangan ulama.

Baca Juga:  Black Cobra Bagikan 800 Takjil di Arjasa, Perkuat Solidaritas di Bulan Ramadan

Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan menyampaikan bahwa silaturahmi dengan ulama merupakan bagian penting dalam membangun komunikasi, memperkuat persaudaraan, serta menumbuhkan kebersamaan dalam menjaga kedamaian di tengah masyarakat. Ulama memiliki peran strategis dalam membimbing umat, menanamkan nilai-nilai kebaikan, dan mengajak masyarakat senantiasa menjaga persatuan.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menumbuhkan sikap jujur, amanah, saling menghormati, dan peduli terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat memperkuat kerukunan sekaligus mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.

Baca Juga:  Berbagi Kebahagiaan Peringatan Hari Bhayangkara ke 80, Polres Semarang Bagikan 400 Paket Sayur dan Sembako

Melalui kegiatan ini, Kapolres Lhokseumawe berharap hubungan silaturahmi antara Polri, ulama, dan masyarakat semakin erat. Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai keislaman, seluruh elemen masyarakat diharapkan terus bersinergi menjaga persatuan, merawat kedamaian, serta mewujudkan kehidupan yang aman, harmonis, dan penuh keberkahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *