DPD APPI Aceh Utara: Jangan Beri Janji Manis, BNPB Harus Tanggung Jawab Atas Pengungsi Banjir yang Masih Menginap di Tenda

ACEH UTARA, ( DETIK POST.ID ) -25 Februari 2026 – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pewarta Pers Indonesia (APPI) Aceh Utara, Muhammad yang akrab disapa Rimung Buloh, mendesak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat dan BNPB Aceh Utara untuk tidak memberikan janji manis kepada masyarakat korban banjir. Ia menegaskan bahwa sampai hari ke-7 bulan puasa ini, banyak korban masih tinggal di tenda dan gubuk yang tidak layak, padahal sebelumnya sudah dijanjikan akan mendapatkan hunian.

 

Jangan cari keuntungan dengan memanfaatkan masyarakat yang sedang mengalami musibah,” tegas Rimung Buloh.

 

Banjir besar yang melanda Aceh Utara pada akhir November 2025 lalu telah mengakibatkan dampak luas. Sebanyak 19 kecamatan terdampak dan sekitar 44.350 orang mengungsi di 35 lokasi pengungsian. Di Desa Geudumbak saja, sebanyak 350 rumah hanyut terbawa arus, dan sekitar 2.000 orang harus tinggal di pengungsian.

 

Sebelumnya, pada awal Desember 2025, Kementerian Sosial menyatakan bahwa BNPB sedang mempersiapkan pembangunan hunian sementara maupun permanen bagi korban. Berdasarkan laporan, hingga 11 Desember 2025, BNPB telah mengirimkan 498,7 ton bantuan, dengan 351,4 ton di antaranya sudah didistribusikan, serta upaya percepatan penanganan dan pemulihan lokasi pengungsian terus dilakukan. Namun, kenyataannya hingga pertengahan Desember, sebagian besar pengungsi masih belum memiliki tempat tinggal yang layak.

 

Diduga BNPB Aceh Utara tidak bertanggung jawab! Buktinya, sampai saat ini masih banyak masyarakat yang belum tersentuh huntara. Emangnya apa yang dipikirkan oleh BNPB sampai saat ini masyarakat masih duduk di bawah tenda pengungsian?” tanya Rimung Buloh dengan nada geram.

 

Seharusnya, BNPB dan pemerintah setempat segera bertanggung jawab penuh terhadap nasib pengungsi. Jangan hanya memberi janji, tapi realitanya mereka masih tinggal di tenda yang tidak layak,” tambah Rimung Buloh.

Masyarakat dan korban banjir di Aceh Utara berharap penanganan lebih serius dan transparan dari pihak berwenang, jangan hanya janji di media sosial saja buktinya masyarakat masih di gubuk derita BNPB cuma ngomong di depan kamera saja; kata ketua appi.

 

>>>>>{ Is }

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *