ACEH UTARA ( DETIK POST.ID ) – Warga Desa Bayi, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara, mempertanyakan tidak disalurkannya daging meugang yang disebut sebagai bantuan dari Presiden Prabowo Subianto, Jumat (20/03/2026). Bahkan muncul dugaan di tengah masyarakat bahwa sapi bantuan tersebut telah dijadikan kurban yang dinikmati oleh perangkat desa saja.
Pasalnya, menurut warga, sejumlah desa lain di wilayah yang sama telah menerima dan membagikan bantuan tersebut kepada masyarakat. Namun di Desa Bayi, tidak ada tanda-tanda pembagian daging meugang sama sekali.
Desa lain semua ada pembagian daging meugang, tapi di desa kami tidak ada. Bahkan ada kabar yang beredar, apakah sapi itu udah jadi kurban dalan kantong perangkat desa saja? Kami berharap ada penjelasan dari geuchik, kenapa sampai sekarang belum dibagikan,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Sejumlah warga mengaku kecewa karena hingga saat ini tidak ada kejelasan dari pihak pemerintah desa terkait keberadaan bantuan tersebut. Mereka juga menyoroti sikap Geuchik (kepala desa) Desa Bayi yang dinilai belum memberikan penjelasan terbuka kepada masyarakat.
Menurut informasi yang beredar di tengah masyarakat, bantuan daging meugang tersebut merupakan bagian dari program yang ditujukan untuk membantu warga dalam menyambut tradisi meugang, terutama menjelang hari besar keagamaan di Aceh. Padahal di desa tersebut, juga banyak para anak yatim piatu yang butuh perhatian dari semua pihak.
Warga berharap pemerintah desa segera memberikan klarifikasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Mereka juga meminta pihak kecamatan untuk turut turun tangan menelusuri permasalahan tersebut dan memastikan apakah benar bantuan yang seharusnya untuk seluruh masyarakat justru dinikmati oleh sebagian orang saja.
Saat wartawan media (Detik post.id) menghubungi kepala desa melalui nomor telepon +62 852-6016-****, pihaknya tidak mau memberikan respon apapun, sehingga berita ini diturunkan.
Sementara itu, pihak Kecamatan Tanah Luas diharapkan dapat segera melakukan koordinasi dengan pemerintah desa guna memastikan transparansi dan pemerataan bantuan bagi seluruh masyarakat, serta mengklarifikasi dugaan penyalahgunaan bantuan tersebut.
Penulis>{ Rimung }















