SUMENEP, Detikpost.id – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep memperkenalkan karakter Sumenep sebagai daerah kepulauan sekaligus layanan publik berbasis digital melalui stand pada Madura Culture Festival (MCF) 2026 di GOR A. Yani Pangligur, Desa Pabian, Kecamatan Kota, Sumenep.
Kegiatan MCF 2026 tersebut digelar selama 26 Agustus hingga 4 September 2026 dengan mengusung berbagai kegiatan budaya dan pelayanan informasi kepada masyarakat.
Diskominfo Sumenep hadir dengan mengangkat tema “Pantai, Laut, Pulau, dan Pesisir: Sumenep Menuju Kabupaten Kepulauan.” Tema itu dipilih untuk menggambarkan kondisi geografis Sumenep yang memiliki wilayah daratan dan kepulauan cukup luas.
Berdasarkan data yang disampaikan, wilayah daratan Sumenep mencapai sekitar 2.093,50 kilometer persegi, sedangkan wilayah perairannya sekitar 50.000 kilometer persegi. Kondisi tersebut menjadi salah satu karakter utama Sumenep sebagai daerah kepulauan.
Kepala Diskominfo Sumenep, Indra Wahyudi, menyampaikan bahwa kehadiran stan tersebut menjadi sarana mendekatkan pelayanan pemerintah dengan masyarakat sekaligus meningkatkan pemahaman warga terhadap teknologi digital.
“Di stand ini masyarakat bisa langsung mencoba Call Center 112 untuk layanan kegawatdaruratan, mengakses informasi melalui Media Center, serta mengajukan permohonan dokumen publik lewat PPID. Kami ingin pelayanan Pemkab semakin cepat, terbuka, dan mudah diakses,” ujar Indra. Jumat (28/8/2026).
Selain layanan tersebut, Diskominfo memperkenalkan aplikasi Sapa Warga dan Portal Satu Data. Masyarakat juga dapat berkonsultasi mengenai pengelolaan website desa serta mendapatkan edukasi tentang cara mengenali berita hoaks dan menggunakan media sosial secara bijak.
Menurut Indra, stand Diskominfo didesain dengan nuansa pantai, pasir, dan gelombang laut. Konsep tersebut sekaligus menjadi media edukasi untuk memperkenalkan kondisi geografis Sumenep kepada pengunjung, termasuk masyarakat dari luar daerah.
” Pelajar, ASN, dan pelaku UMKM turut memanfaatkan stand tersebut untuk mendapatkan informasi dan berkonsultasi mengenai teknologi digital. Khusus pelaku UMKM, konsultasi banyak berkaitan dengan pemanfaatan media digital untuk memperluas promosi produk,” tuturnya.
Melalui Madura Culture Festival ini, pihaknya berharap masyarakat tahu bahwa Diskominfo hadir sebagai jembatan antara pemerintah dan warga. Semua informasi dan layanan bisa diakses dengan mudah melalui layanan digital yang tersedia.















