Parnaraya Genap 9 Tahun, Suparno Dorong Perantau Sukses Kembali ke Wonogiri Bangun Ekonomi Desa

Wonogiri, Detikpost.com 17 Agustus 2026 — Momentum peringatan ulang tahun ke-9 Parnaraya di Istana Parnaraya, Kabupaten Wonogiri, menjadi ajang silaturahmi sekaligus membangun sinergi antara pelaku usaha, Persatuan Jurnalis Wonogiri (PJW), serta sejumlah pengusaha sukses dari wilayah Kecamatan Sidoharjo dan Jatiroto.

Kegiatan yang digelar bertepatan dengan momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81 tahun tersebut, dihadiri langsung oleh Haji Suparno, pengusaha asal Desa Tempursari, Kecamatan Sidoharjo, Wonogiri, yang dikenal dengan Istana Parnaraya. Selain menekuni berbagai bidang usaha, Suparno juga mengembangkan Istana Parnaraya sebagai destinasi wisata sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat.

Bacaan Lainnya

Istana Parnaraya yang berada di Desa Kebonagung, Kecamatan Sidoharjo, mulai dibangun pada 2012 dan kemudian dikembangkan menjadi tempat wisata yang diresmikan pada 2017. Bangunan tersebut memiliki bentuk menyerupai Istana Negara dan menjadi salah satu ikon wisata yang dikembangkan melalui gagasan dan kreativitas putra daerah.

Baca Juga:  Pelayanan Indah, Ruangan Bersih dan Wangi RSU Bunda Lhokseumawe Membuat Pasien Penuh, Masyarakat Ucapkan Terima Kasih

Dalam peringatan HUT ke-9 Parnaraya, Suparno tidak hanya menggelar acara seremonial. Pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk mempertemukan para pengusaha dengan insan media serta membahas peluang pengembangan potensi ekonomi masyarakat Wonogiri.

Suparno menyampaikan komitmennya untuk mendorong para perantau asal Wonogiri yang telah sukses di berbagai daerah agar tidak melupakan kampung halaman.

Menurutnya, pengalaman dan keberhasilan para perantau dapat dibawa pulang untuk memberikan edukasi serta membuka peluang usaha baru di daerah asal.

Gagasan tersebut dilatarbelakangi keprihatinannya terhadap masih adanya lahan pertanian yang belum dimanfaatkan secara optimal. Ia berharap lahan-lahan tersebut dapat kembali produktif dan menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat.

“Kami ingin mengajak para perantau yang sudah sukses untuk kembali dan bersama-sama membangun kampung halaman. Pengalaman mereka bisa menjadi edukasi dan membuka peluang usaha bagi masyarakat di Wonogiri,” ujar Suparno dalam kegiatan tersebut.

Salah satu bentuk kolaborasi yang telah dilakukan Suparno adalah menggandeng komunitas Sultan Bukit Brenggolo, Kecamatan Jatiroto. Komunitas tersebut dinilai berhasil mengembangkan budidaya buah-buahan dengan menerapkan teknik pertanian modern atau pola bertani yang lebih menyesuaikan perkembangan zaman.

Baca Juga:  Video Viral, Anggota Geng Jalanan di Kendal Ditangkap, Terancam 10 Tahun Penjara

Menurut Suparno, pengembangan pertanian modern dapat menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan nilai ekonomi lahan sekaligus menarik minat generasi muda agar tidak meninggalkan sektor pertanian.

Pertemuan yang dihadiri Persatuan Jurnalis Wonogiri (PJW) dan sejumlah pengusaha tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara dunia usaha dan media.

Di akhir pertemuan, Suparno menyatakan kesiapannya untuk menggandeng insan pers yang tergabung dalam PJW dalam melakukan publikasi positif mengenai berbagai potensi, kegiatan usaha, serta program pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Wonogiri.

Ia berharap sinergi antara pengusaha, petani, komunitas, dan media dapat terus berkembang sehingga berbagai potensi lokal Wonogiri semakin dikenal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan demikian, peringatan HUT ke-9 Parnaraya tidak hanya menjadi perayaan bertambahnya usia usaha, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kolaborasi dan menggali potensi ekonomi lokal demi kemajuan masyarakat Wonogiri.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *