PEUDADA ( DetikPost.id ) — Usai pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, panitia Maulid Masjid Tgk Di Lampoh, Desa Alue, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, langsung melanjutkan syiar Islam dengan menggelar dakwah Islamiah dan santunan anak yatim dari empat gampong.
Dakwah Islamiah dalam kegiatan tersebut disampaikan oleh Tgk Abdul Wahed dari Tualang Cut, yang memberikan tausiah keagamaan kepada masyarakat yang hadir.
Selain dakwah, kegiatan juga diisi dengan santunan kepada 62 anak yatim dari empat gampong. Sebanyak 14 anak yatim berasal dari Meunasah Bungo, 15 orang dari Meunasah Blang Rangkuluh, 23 orang dari Meunasah Alue, dan 10 orang dari Meunasah Paya Beunot.
Ketua Panitia Maulid, Hurriman, mengatakan kegiatan santunan anak yatim merupakan agenda yang terus diupayakan setiap tahun sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus melanjutkan semangat syiar Islam setelah pelaksanaan Maulid.
Setiap tahun setelah Maulid, kami selalu berupaya mengadakan santunan anak yatim. Ini merupakan bentuk kepedulian kita kepada anak-anak yatim sekaligus mempererat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat,” ujar Hurriman.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi anak-anak yatim serta masyarakat.
Kegiatan dakwah dan santunan tersebut menjadi bukti bahwa semangat Maulid tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dilanjutkan dengan memperkuat syiar Islam dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Empat gampong, 62 anak yatim, satu semangat: memperkuat syiar Islam dan berbagi kepedulian.


