Polisi Minggu Kasih, Kapolres Kudus Sambangi Gereja JKI Immanuel, Ajak Jemaat Bersama Jaga Kamtibmas

KUDUS, JATENG – Membangun keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tidak cukup hanya melalui patroli dan penegakan hukum. Kedekatan, komunikasi, serta kepedulian terhadap seluruh lapisan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai.

Hal itulah yang dilakukan Kapolres Kudus AKBP Wahyu Sulistyo saat melaksanakan program Polisi Minggu Kasih di Gereja JKI Immanuel, Jalan Jenderal Sudirman No. 73A, Kabupaten Kudus, Minggu (1/11/2026) pagi.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Kudus bertemu langsung dengan Majelis Gereja untuk berdialog, bersilaturahmi, sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.

Kapolres Kudus AKBP Wahyu Sulistyo menyampaikan bahwa Polisi Minggu Kasih merupakan salah satu upaya Polri untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat.

“Kami datang bukan sekadar bersilaturahmi, tetapi juga ingin membangun komunikasi dan mendengarkan secara langsung masukan dari masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa Polri selalu hadir dan bisa dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar AKBP Wahyu.

Baca Juga:  Warga Sambut Hangat Tarling Polres Boyolali, wujud kedekatan dan Kebersamaan dalam Semarak Ramadhan

Kapolres juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian.

Menurutnya, layanan 110 tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang melihat atau mengalami tindak pidana, tetapi juga dapat dimanfaatkan ketika terjadi situasi darurat maupun kondisi kemanusiaan yang membutuhkan kehadiran petugas.

“Kami mengajak masyarakat jangan ragu menghubungi layanan 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian. Tidak harus menunggu terjadi tindak kejahatan,” ungkap Kapolres.

“Dalam kondisi darurat atau kejadian kemanusiaan yang membutuhkan pertolongan, masyarakat juga bisa menghubungi kami,” imbuhnya.

Dalam dialog tersebut, Majelis Gereja juga menyampaikan sejumlah pertanyaan dan masukan. Salah satunya mengenai program-program Kapolri yang baru serta harapan agar pejabat Polres Kudus dapat memberikan sosialisasi kamtibmas secara langsung kepada jemaat.

Baca Juga:  Polri Bongkar Jaringan Internasional TPPO Bermodus Admin Kripto di Myanmar, Dua Tersangka Ditetapkan

Termasuk edukasi mengenai bahaya balap liar dan pentingnya keselamatan berlalu lintas.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres menyambut baik berbagai masukan yang disampaikan. Ia menilai komunikasi dua arah seperti ini penting agar pesan-pesan keamanan dapat diterima masyarakat secara lebih dekat dan tepat sasaran.

AKBP Wahyu juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi Kabupaten Kudus agar tetap aman dan kondusif.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, tidak main hakim sendiri, serta segera melaporkan kepada kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan keaanan.

“Kamtibmas bukan hanya tanggung jawab Polri saja. Dibutuhkan kepedulian dan peran aktif seluruh masyarakat. Mari kita saling menjaga, menghormati perbedaan, menjaga kerukunan, serta bersama-sama menciptakan Kudus yang aman, damai, dan nyaman bagi semua,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *