Pati, Detikpost.id – Sebanyak 55 taruna dari SMKN 1 Keruak, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengikuti pembekalan sebelum menjalani praktik kerja lapangan (PKL) di kapal penangkap ikan selama kurang lebih enam bulan. Kegiatan tersebut digelar oleh Satpolairud Polresta Pati di Rumah Makan Silir, Desa Ngerang, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Selasa (7/7/2026).
Pembekalan diberikan sebagai bekal awal bagi para siswa sebelum mereka berlayar dan bekerja di kapal penangkap ikan yang berpangkalan di Juwana dengan daerah operasi di Perairan Aru, Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 718.
Kegiatan dihadiri Kasat Polairud Polresta Pati Kompol Hendrik Irawan, Kanit Gakkum Satpolairud Iptu Tamyis, PS Kanit Patroli Satpolairud Ipda Sunardi, pimpinan CV Bintang Cahaya Samudra (BCS) Muh Samsul Huda, guru pendamping, serta seluruh peserta PKL.
Materi yang diberikan meliputi penguatan mental, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), standar operasional prosedur (SOP) di atas kapal, kedisiplinan, jiwa korsa, hingga motivasi sebelum menjalani praktik di laut.
Kapolresta Pati melalui Kasat Polairud Polresta Pati Kompol Hendrik Irawan mengatakan pembekalan tersebut penting untuk membentuk kesiapan mental maupun kemampuan dasar para taruna sebelum menghadapi kondisi kerja di laut.
“PKL di kapal penangkap ikan memiliki tantangan yang berbeda dengan praktik di darat. Karena itu, para siswa harus memahami pentingnya disiplin, keselamatan kerja, dan mampu bekerja sama sebagai satu tim selama berada di atas kapal,” ujar Kompol Hendrik.
Ia menambahkan, pembinaan mental menjadi salah satu bekal utama agar para taruna mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja di laut yang memiliki risiko cukup tinggi.
“Kami berharap seluruh peserta menjaga nama baik sekolah, mematuhi setiap SOP di kapal, mengutamakan keselamatan, serta memanfaatkan kesempatan PKL ini untuk menambah pengalaman dan kompetensi sebagai calon tenaga kerja di bidang perikanan,” jelasnya.
Sementara itu, Kanit Gakkum Satpolairud Polresta Pati Iptu Tamyis memberikan materi mengenai keselamatan dan kesehatan kerja (K3) sebagai dasar yang wajib dipahami seluruh peserta sebelum mulai bekerja di kapal penangkap ikan.
Sedangkan Ipda Sunardi membekali para taruna dengan pemahaman mengenai SOP di kapal, pentingnya disiplin, jiwa korsa, serta membangun semangat melalui yel-yel penyemangat.
Satpolairud Polresta Pati berharap pembekalan tersebut dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para siswa sehingga mampu menjalankan PKL dengan aman, profesional, serta kembali dengan pengalaman yang bermanfaat bagi masa depan mereka.














