Perhatian Pemerintah Aceh Timur: Perwakilan Bupati Jenguk Anak Mantan Kombatan GAM di RSUDZA Banda Aceh

Banda Aceh ( DETIK POST.ID ) – Ramadana, yang akrab disapa Madun, mewakili Bupati Aceh Timur melakukan kunjungan kemanusiaan ke Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh untuk menjenguk Mutia Sari, putri dari salah satu mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) wilayah PASEE Rimung Buloh.

 

Mutia Sari mengalami kecelakaan lalu lintas tahun lalu dan sempat menjalani operasi di RSUD Meuraxa Banda Aceh. Namun, operasi tersebut dilaporkan mengalami kegagalan, menyebabkan Mutia belum bisa berjalan hingga saat ini dan memerlukan operasi lanjutan.

 

Kedatangan Madun dari Peureulak ke Banda Aceh disambut penuh haru oleh pihak keluarga dan Ketua Asosiasi Pendamping Perempuan Indonesia (APPI) yang mendampingi Mutia. Mereka mengaku terkejut sekaligus tersentuh oleh kepedulian pemerintah Aceh Timur.

 

Dalam kunjungannya, Madun menyempatkan diri berbincang langsung dengan Mutia. Ia menanyakan kondisinya dan apakah sudah bisa berjalan. Mutia menjawab dengan lirih bahwa ia masih belum mampu berjalan. Mendengar itu, Madun menunjukkan empatinya dengan langsung membelikan sepasang tongkat bantu jalan untuk mendukung proses pemulihannya.

 

Kita doakan semoga adik Mutia segera pulih dan bisa kembali beraktivitas seperti biasa. Ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap masyarakat, terutama bagi keluarga yang telah banyak berjuang di masa lalu,” ujar Madun.

 

Namun di balik momen haru tersebut, Rimung Buloh, sang ayah, juga mengungkapkan kesedihannya. Ia menyatakan bahwa sebelumnya telah menghubungi dan mengirimkan pesan kepada pihak Pemerintah BUPATI Aceh Utara, namun hingga kini belum ada satu pun bentuk respon maupun kunjungan dari perwakilan mereka.

 

Saya sangat terharu dan berterima kasih kepada Bupati Aceh Timur dan seluruh jajarannya. Ribuan terima kasih saya ucapkan atas kepedulian yang tulus ini. Sementara dari pihak Aceh Utara yang kami harapkan bantuan, hingga kini belum ada kabar,” ucap Rimung Buloh dengan nada sedih.

 

Kunjungan ini menjadi simbol nyata bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Timur tidak membedakan latar belakang dalam memberikan pelayanan dan kepedulian, serta menjadi penguat solidaritas kemanusiaan di tengah duka yang dirasakan oleh warga.;

 

{ RIMUNG }

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *