Aceh Tengah ( DetikPost.id ) – Polres Aceh Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui patroli gabungan yang digelar pada dini hari, Senin (8/6/2026).
Kegiatan ini difokuskan untuk mengantisipasi aksi balap liar, penggunaan knalpot brong, serta berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas) lainnya di wilayah Kota Takengon dan sekitarnya.
Patroli yang dimulai sekitar pukul 01.00 WIB tersebut melibatkan personel gabungan dari Piket Pengawas (Pawas), Satsamapta, Satlantas, serta piket fungsi Polres Aceh Tengah. Sejumlah ruas jalan yang dinilai rawan dijadikan lokasi balap liar maupun tempat berkumpulnya remaja pada malam hingga dini hari menjadi sasaran utama pengawasan.
Kehadiran aparat kepolisian di lapangan menjadi langkah preventif untuk mencegah terjadinya pelanggaran lalu lintas, kecelakaan, maupun gangguan kamtibmas yang dapat meresahkan masyarakat.
Selain melakukan patroli dan pemantauan situasi, petugas juga memberikan edukasi secara humanis kepada para pengendara dan kelompok remaja yang ditemui di sejumlah titik. Mereka diimbau untuk tidak terlibat dalam aksi balap liar serta tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis kendaraan.
Kapolres Aceh Tengah, AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H. melalui Kasi Humas IPTU Rasimin, menyampaikan bahwa penggunaan knalpot brong tidak hanya melanggar aturan lalu lintas, tetapi juga menimbulkan kebisingan yang mengganggu kenyamanan masyarakat. Karena itu, pihaknya terus mengedepankan langkah edukatif disertai penegakan hukum guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.
Patroli ini merupakan upaya preventif yang terus kami lakukan untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak melakukan balap liar dan selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” ujarnya.
Selama pelaksanaan patroli, situasi di wilayah Kota Takengon terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan aktivitas balap liar maupun gangguan menonjol yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan, serta memastikan masyarakat dapat beraktivitas dan beristirahat dengan rasa aman.
Ia menegaskan bahwa patroli serupa akan terus dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan sebagai bagian dari strategi menjaga keamanan wilayah serta menciptakan budaya tertib berlalu lintas di Kabupaten Aceh Tengah.

