Aceh Timur ( DetikPost.id ) -Mutia Sari istri mantan istri Muhammad Alan akhirnya angkat bicara serta mengklarifikasi terkait tuduhan fitnah terhadapnya dan Bupati Aceh Timur yang diduga berselingkuh.
Dalam unggahan video yang di sebarkan dibeberapa grup WhatsApp Mutia Sari mengungkapkan bahwa dirinya dan suaminya telah pisah serta telah di jatuhkan talak tiga.Rabu (29/4/2026)
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh”saya Mutia Sari ibu dari dua orang anak mantan istri Muhammad Alan sebelum saya meminta maaf kepada seluruh masyarakat terutama masyarakat Aceh Timur yang saat ini menjadi kegaduhan terkait atas tuduhan dan fitnah yang mengatakan saya berselingkuh dengan Bupati Aceh Timur.
Masih lanjutnya juga mengatakan bahwa atas tuduhan ini yang telah menyerang kehormatan orang lain serta menyerang kehormatan saya, apa lagi saat ini saya sebagai bidan sedang mengabdi di lingkungan pemerintahan Aceh Timur.
Mutia Sari juga mengatakan bahwa ia dan suaminya sudah bercerai secara sah agama sejak mantan suaminya menjatuhkan talak tiga dan saat ini sedang berproses hukum di mahkamah Syariah.
Masih lanjutnya juga mengatakan bahwa penceraian ini tidak ada hubungan nya terkait perselingkuhan melainkan ketidakmampuan saya mengalami kdrt penganiayaan yang terus dilakukan kepada saya kurang lebih satu tahun tanpa menafkahi saya.
Tuduhan-tuduhan yang selama ini tersebar tidakkah benar serta semuanya ini adalah fitnah terhadap saya. ujar mutia
Mutia juga mengatakan bahwa dirinya tidak kabur meninggalkan rumah hanya pulang kerumah orangtua dikarenakan tidak mungkin kami tinggl satu rumah.
Lanjutnya juga mengatakan akan menempuh jalur hukum terkait fitnah keji ini baik dari mantan suami saya serta akun-akun yang telah menyebarkan fitnah.
Sebagian perempuan Hal ini Talah membuat psikologi saya dan anak-anak dan kepada orang tua saya
Saya juga meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada ibuk Bupati Aceh Timur,ini ujian yang sangat berat bukan hanya terdampak kepada saya tetapi kepada ibuk Bupati,sekali lagi saya memohon maaf kepada seluruh masyarakat Aceh Timur atas tuduhan dan fitnah ini.Pungkasnya.














