Membina Mental, Menguatkan Nasionalisme

Lapas Kelas IIB Pati – Lapas Kelas IIB Pati menyelenggarakan Upacara Kesadaran Berbangsa dan Bernegara yang diikuti oleh seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Senin pagi di lapangan dalam Lapas. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang bertujuan menanamkan nilai-nilai nasionalisme, kedisiplinan, serta rasa tanggung jawab sebagai bagian dari pembinaan kepribadian bagi seluruh WBP. Jalannya upacara berlangsung tertib, khidmat, dan penuh semangat, mencerminkan komitmen Lapas Pati dalam membentuk karakter WBP agar lebih baik dan siap kembali ke masyarakat (17/11).

Kepala Lapas Kelas IIB Pati Suprihadi, menyampaikan bahwa WBP harus mampu menjadikan momen ini sebagai refleksi diri untuk terus memperbaiki sikap, menumbuhkan kedisiplinan, serta meningkatkan rasa cinta tanah air. “Upacara ini adalah pengingat bahwa meskipun berada dalam proses pembinaan, kita semua tetap bagian dari bangsa Indonesia yang wajib menjunjung tinggi nilai persatuan dan keutuhan bangsa,” ujarnya.

Baca Juga:  WARGA KECAMATAN LAPANG ACEH UTARA MENANGIS – AIR PDAM LHOKSUKON HANYA HIDUP KADANG-KADANG, BELUM PULIH DARI MUSIBAH BANJIR TAMBAH LAGI PDAM

Kalapas juga menekankan pentingnya perubahan perilaku dan peningkatan kualitas diri selama menjalani pembinaan. Ia mengajak seluruh WBP untuk memanfaatkan setiap program pembinaan yang tersedia, baik pembinaan kepribadian maupun kemandirian. Menurutnya, perubahan yang dimulai dari diri sendiri akan menjadi bekal utama saat WBP kembali ke masyarakat. “Gunakan masa pembinaan ini sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri, belajar hal-hal baru, dan menyiapkan masa depan yang lebih baik,” tambahnya.

Baca Juga:  Ketua (DPD) APPI Aceh Utara Dukung Haji Uma: Jangan Ganggu JKA, Itu Hak Rakyat dan Hasil Perjuangan Perang Aceh

Kegiatan Upacara Kesadaran Berbangsa dan Bernegara ini menjadi bukti komitmen Lapas Pati dalam membentuk WBP yang berdisiplin, berkarakter, dan memiliki rasa cinta tanah air. Melalui pembinaan berkelanjutan, Lapas Pati berharap seluruh WBP mampu menginternalisasi nilai-nilai kebangsaan dan menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, baik selama masa pembinaan maupun setelah bebas nanti.

 

Khnza Haryati

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *