Keuchik Paya Dua Apresiasi Bantuan DKP Aceh Timur, Bukti Negara Hadir Pascabencana

Oplus_131072

Aceh Timur ( DETIK POST.ID ) — Pemerintah Desa Paya Dua menegaskan bahwa bantuan pascabencana banjir hidrometeorologi dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Aceh Timur bukan sekadar seremonial, melainkan bukti nyata kehadiran pemerintah dalam memulihkan kehidupan nelayan yang terdampak bencana.

 

Bantuan berupa satu unit kapal nelayan lengkap dengan jaring serta cool box fiber ikan diserahkan langsung kepada masyarakat Desa Paya Dua pada Jumat sore, 26 Desember 2025, bertepatan dengan peringatan Tsunami Aceh.

 

Penyerahan berlangsung sekitar pukul 17.00 WIB dan disaksikan aparatur desa serta sejumlah awak media yang melakukan peliputan langsung di lokasi.

 

Keuchik Desa Paya Dua, Ibrahim atau yang akrab disapa Keuchik Sultan, menyampaikan apresiasi tegas kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, khususnya DKP, atas kepedulian yang dinilainya sangat dibutuhkan masyarakat pascabencana.

 

Bantuan ini sangat berarti bagi nelayan kami yang sempat lumpuh akibat banjir. Ini bukan janji, tapi tindakan nyata. Kami mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dan Dinas Kelautan dan Perikanan yang telah hadir dan membantu langsung masyarakat,” tegas Keuchik Sultan saat dikonfirmasi media, Sabtu, 27 Desember 2025.

 

Menurutnya, sarana perikanan tersebut diharapkan mampu menggerakkan kembali roda ekonomi nelayan, sekaligus menjadi langkah awal pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Aceh Timur dalam beberapa waktu terakhir.

 

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun media, DKP Aceh Timur pada tahun 2025 telah menyalurkan bantuan sarana perikanan ke sejumlah kecamatan pesisir, termasuk Kecamatan Peudawa, sebagai bagian dari program penguatan ekonomi masyarakat nelayan.

Baca Juga:  Bakamla RI Terima Kunjungan Chief of Operations Maritime Border Command Australia

 

Sekretaris Panglima Laot Lhok Peudawa Rayeuk, Ismail Azis, membenarkan penyaluran bantuan tersebut dan merinci bahwa khusus Kecamatan Peudawa menerima 30 unit cool box fiber, dua set jaring nelayan, serta satu unit sampan lengkap dengan mesin.

 

Benar, bantuan tersebut telah disalurkan untuk Kecamatan Peudawa sesuai dengan data dan kebutuhan nelayan,” jelas Ismail Azis.

Senada, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Aceh Timur, Syarifuddin, SP, M.Si, menegaskan bahwa total bantuan cool box fiber tahun 2025 mencapai 360 unit yang didistribusikan ke berbagai wilayah Aceh Timur, disertai bantuan jaring dan sarana tangkap lainnya.

 

Untuk Kecamatan Peudawa sendiri, bantuan yang disalurkan sebanyak 60 unit cool box fiber, dua unit jaring nelayan, serta satu unit sampan bermesin,” tegas Syarifuddin.

 

Ia menambahkan, program tersebut tidak hanya bertujuan membantu nelayan pascabencana, tetapi juga untuk memperkuat sarana tangkap, menjaga kualitas hasil laut, serta meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat pesisir.

 

Namun demikian, hingga berita ini diturunkan, DKP Aceh Timur masih melakukan pendataan lanjutan terkait rincian desa dan kelompok nelayan penerima bantuan secara menyeluruh pada program tahun anggaran 2025. Publik pun diharapkan ikut mengawasi agar bantuan tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh nelayan yang membutuhkan.

 

penulis >>{ rimung }

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *