Ketua Forum Tanah Luas Klarifikasi Program Siaga Bencana

Oplus_131072

ACEH UTARA, Detikpost.id — Ketua Forum Kecamatan Tanah Luas Al Halim memberikan klarifikasi terkait berita yang beredar mengenai program siaga bencana di wilayah tersebut.22/9/2026

Ia membenarkan pernah dihubungi oleh Sayuti Ketua PWI Kota Lhokseumawe untuk menanyakan program tersebut. Menurutnya, program siaga bencana memang ada dan pelaksanaannya dilakukan secara bertahap.

Memang saya pernah dihubungi Ketua PWI Kota Lhokseumawe. Saya membenarkan bahwa ada program siaga bencana. Dana memang dikumpulkan melalui saya dan sampai saat ini baru sembilan dari 57 desa yang terealisasi,” jelasnya kepada awak media.

Ia berharap program tersebut dapat direalisasikan di seluruh desa di Aceh Utara guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana, terutama di tengah musim hujan.

Baca Juga:  Aceh Tengah Darurat: Gilang Ken Tawar Desak Pemerintah Pusat Bertindak Cepat Sebelum Situasi Chaos

Di sisi lain, Ketua Forum Kecamatan Tanah Luas menegaskan bahwa persoalan program siaga bencana tersebut tidak ada kaitannya dengan Danramil Tanah Luas.

Masalah ini tidak ada kaitannya dengan Danramil Tanah Luas, dan saya juga telah menghubungi AD selaku sumber pada media harian Paparazzi, dan yang bersangkutan tidak pernah memberikan keterangan apapun pada media tersebut” tegasnya.

Ia berharap berita atau informasi yang berkembang dapat disikapi berdasarkan fakta sehingga tidak menimbulkan kesimpulan yang keliru. Tutupnya

Baca Juga:  Curhat di Kandang Kambing, Cara Unik Babinsa Gemolong Cegah Penyakit Ternak

Sementara itu, tokoh masyarakat Tanah Luas Tantawi di depan awak media pada Selasa 22 September menyatakan dukungan terhadap program tersebut.

Menurutnya, kesiapsiagaan penting dilakukan sejak dini mengingat masyarakat memiliki pengalaman menghadapi banjir dan longsor sebelumnya.

Kami mendukung program ini karena menyangkut keselamatan masyarakat. Kritik dan pengawasan silakan dilakukan, tetapi jangan sampai menghambat upaya kesiapsiagaan bencana,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar seluruh pihak tidak menunggu bencana terjadi baru melakukan langkah penanganan, apalagi ada pihak-pihak yang mau menghambat terealisasi nya program ini. Tutupnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *