Kapolres Semarang Shalat Jumat Keliling, ajak warga lapor 110 apabila temuin gangguan Kamtibmas.

Polres Semarang_Polda Jateng – Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo, S.I.K., M.Si., bersama sejumlah Pejabat Utama (PJU) dan personel Polres Semarang melaksanakan kegiatan Shalat Jumat keliling di Masjid Al Ari, Kelurahan Bandarjo, Kecamatan Ungaran Barat, Jumat (23/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Semarang untuk memperkuat kedekatan dan komunikasi antara Polri dengan masyarakat. Usai melaksanakan ibadah Shalat Jumat, Kapolres menyempatkan diri berdialog bersama takmir, pengurus masjid serta sejumlah jamaah yang hadir.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menyampaikan bahwa Shalat Jumat keliling merupakan salah satu wujud nyata semangat Polisi Bersama Masyarakat sebagaimana direktif Kapolri.

Baca Juga:  Polisi Gagalkan Penyelundupan 46,7 Kg Sabu di Kalteng, 885 Ribu Jiwa Terselamatkan

“Melalui kegiatan Shalat Jumat keliling ini, kami hadir bersama masyarakat, tidak hanya dalam pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga membangun komunikasi dan silaturahmi secara langsung dengan warga,” ujar AKBP Heru.

Dialog berlangsung secara santai dan terbuka. Salah satu warga, Sri Mulyanto, menyampaikan pertanyaan mengenai layanan Call Center 110 yang dapat dimanfaatkan masyarakat ketika membutuhkan kehadiran polisi.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres menjelaskan bahwa Call Center 110 merupakan salah satu sarana yang dapat digunakan masyarakat untuk melaporkan adanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) maupun kondisi yang membutuhkan kehadiran personel kepolisian

Baca Juga:  Safari Subuh, Kapolres Blora Ajak Masyarakat Menjaga Persatuan & Kesatuan Di Bulan Ramadhan

“Apabila masyarakat melihat atau mengalami gangguan Kamtibmas dan membutuhkan kehadiran Polisi, silakan manfaatkan Call Center 110. Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan informasi kepada Kepolisian,” jelasnya.

Kapolres menambahkan, komunikasi antara Polisi dan masyarakat merupakan bagian penting dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam memberikan informasi maupun menyampaikan permasalahan di lingkungan menjadi salah satu bentuk sinergi dalam menjaga keamanan.

“Keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab Polisi. Dengan komunikasi dan kepedulian bersama, berbagai potensi gangguan Kamtibmas dapat diketahui dan ditangani lebih cepat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *