Aceh Utara (DETIK POST.ID) – Pasca banjir yang melanda Aceh Utara, duka mendalam masih dirasakan masyarakat. Kondisi pangan menipis, harga kebutuhan pokok melambung tinggi, dan trauma akibat puluhan jenazah yang ditemukan menjadi beban berat bagi warga.
Organisasi masyarakat Gemantara pun tak tinggal diam. Ketua Gemantara, Iskandar, menyatakan keprihatinannya, “Selain kehilangan harta dan orang tercinta, mereka harus berjuang menghadapi kelangkaan pangan, harga yang mahal, dan trauma mendalam.”
Sebagai pusat bantuan, Gemantara membuka posko di dua lokasi strategis:
– Kecamatan Lhoksukon
– Kecamatan Tanah Jambo Aye
Posko ini menjadi tempat relawan berkumpul, menyusun strategi, dan menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Para relawan bekerja tanpa lelah, siang dan malam, untuk mengevakuasi korban dan mendistribusikan bantuan.
Iskandar menegaskan, “Mereka adalah pahlawan kemanusiaan sejati.”

Selain itu, Gemantara membuka kesempatan bagi masyarakat luas untuk berpartisipasi. Donasi dapat dikirimkan ke nomor 082214392364.
Gemantara berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah nyata untuk mengatasi kelangkaan pangan dan menstabilkan harga kebutuhan pokok, agar beban masyarakat bisa sedikit berkurang.
penulis>>{ RIMUNG }

