EKS GAM PASEE RIMUNG BULOH NGAMUK! Minta Bupati Ayah Wa Usut Tuntas Rumah Bantuan Asal Jadi di Langkahan: “Jangan Kalian Jajah Bangsa Kami!”

ACEH UTARA, ( DETIK POST.ID ) – 7 Februari 2026 – Eks kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) wilayah Pasee, Rimung Buloh, angkat bicara dengan nada geram terkait kondisi memprihatinkan rumah bantuan untuk korban banjir di Desa Aleu Krak Kaye, Kecamatan Langkahan

 

.

Rimung Buloh dengan tegas mendesak Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M. (Ayah Wa) untuk mengambil tindakan konsekuen. Ia meminta Bupati segera memanggil pihak BPBD dan BNPB untuk mengawasi proses pembangunan rumah yang dinilai asal jadi.

 

Jangan cari kekayaan sama orang musibah! Warga sudah menderita karena bencana, kini harus menghadapi bantuan yang tidak layak. Jangan kalian jajah bangsa kami! Sudah cukup penderitaan banjir ini, seperti Israel renggut Palestina!” ujar Rimung Buloh dengan nada berapi-api.

Baca Juga:  Polres Lhokseumawe Raih Predikat Pelayanan Prima Terbaik 2026, Nilai A Tertinggi se-Polda Aceh

 

Menurutnya, sekitar 90 unit rumah yang tengah dibangun memiliki kualitas yang jauh di bawah standar. Lantai baru dicor sudah ditumbuhi rumput, tidak ada proses timbunan, dan konstruksi langsung dicor di atas tanah dasar yang sangat tipis.

 

Para eks kombatan GAM Pasee menilai, warga Langkahan sudah sangat merugi akibat banjir besar pada 26 November 2025 lalu. Rumah dan harta benda mereka ludes terbawa arus. Bantuan yang seharusnya menjadi harapan, justru dikerjakan secara asal-asalan oleh pemborong yang tidak bertanggung jawab.

 

Bupati Ayah Wa harus segera panggil BPBD Aceh Utara dan BNPB – jangan-jangan proyek ini dikerjakan asal jadi tanpa pengawasan yang ketat. Apalagi beberapa hari lagi sudah bulan puasa, warga butuh tempat tinggal layak untuk menjalankan ibadah,” tegas salah satu perwakilan eks kombatan.

Baca Juga:  Wakapolda Metro Jaya Buka Gerakan Pangan Murah Jelang HUT ke-80 RI

 

Mereka mendesak pemerintah daerah untuk segera menyelidiki proses konstruksi yang tidak memenuhi standar, menindak tegas pihak yang bertanggung jawab, dan jika perlu mengalihkan pekerjaan ke pemborong yang lebih kompeten dan dapat dipercaya.

 

Bupati H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M. harus tindak konsekuen. BPBD dan BNPB memiliki standarisasi dan pengalaman dalam pembangunan rumah tanggulangan bencana. Semoga sebelum bulan puasa tiba, warga sudah bisa tinggal di rumah yang layak,” harap mereka.

 

Para eks kombatan berharap tindakan cepat dapat dilakukan agar hak warga korban musibah terpenuhi dan mereka bisa menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk.

 

>>>>>{ Surya }

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *