Anggota DPRK Aceh Timur Fraksi Gerindra Usulkan Percepatan Perbaikan Jalan Bunin–Sembuang Pasca Banjir Bandang

ACEH TIMUR ( DETIK POST.ID ) — Anggota DPRK Aceh Timur Fraksi Partai Gerindra, Samin Alam Tanoga (Datu), meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Timur segera mempercepat perbaikan jalan penghubung Desa Bunin menuju Desa Sembuang yang putus akibat banjir bandang di Kecamatan Serbajadi pada 26 Oktober 2025 lalu.

 

Datu menyampaikan, hingga kini masyarakat dari kedua desa masih mengalami keterbatasan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari akibat rusaknya akses jalan tersebut. Kondisi ini dinilai berdampak langsung terhadap perekonomian dan mata pencaharian warga, khususnya para petani yang bergantung pada akses jalan untuk berladang.

 

Pasca banjir bandang, aktivitas masyarakat menjadi sangat terbatas. Oleh karena itu, saya meminta kepada Pemkab Aceh Timur agar segera melakukan rehabilitasi jalan tersebut, supaya warga Desa Bunin dan Sembuang bisa kembali beraktivitas secara normal,” ujar Datu, Jumat (2/1/2026).

 

Ia mengungkapkan, aspirasi masyarakat Kecamatan Serbajadi terus disampaikan kepadanya agar pemerintah segera mengambil langkah konkret dalam menangani kerusakan jalan tersebut. Terlebih, menjelang Bulan Suci Ramadan, masyarakat berharap akses jalan sudah kembali normal agar aktivitas ekonomi dan sosial tidak terganggu.

Baca Juga:  Rimung buloh, Ancam keras pada Ridwan Desa Tumpok TGK keude karing Murah Mulia Diduga RIDWAN banyak di Guna Guna Istri Orang

 

Kami memahami kondisi pasca bencana, namun kami juga berharap keluhan dan harapan masyarakat ini menjadi perhatian serius Pemkab Aceh Timur,” tegasnya.

 

Politisi Partai Gerindra itu juga mendorong Pemerintah Kabupaten Aceh Timur untuk membangun komunikasi aktif dengan Pemerintah Aceh, guna mencari solusi percepatan perbaikan infrastruktur yang terdampak banjir bandang tersebut.

 

Selain itu, Datu menegaskan pihaknya siap membantu pemerintah daerah dalam memperlancar proses perbaikan jalan. Ia mengingatkan agar jangan sampai kerusakan jalan yang cukup parah ini menyebabkan korban jiwa, baru kemudian dilakukan penanganan.

 

Jangan sampai menunggu ada korban jiwa, baru perbaikan dilakukan. Kami siap mendukung langkah-langkah percepatan perbaikan demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

 

penulis>>{ rimung }

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *