Takengon ( DETIK POST.ID ) – Sejarah baru tercipta di Aceh Tengah. Setelah melalui rangkaian aksi yang konsisten, Aliansi Masyarakat Gayo (AMG) berhasil memaksa pemerintah daerah untuk menandatangani seluruh poin aspirasi rakyat yang mereka suarakan.
Bupati Aceh Tengah, didampingi Wakil Bupati, Ketua DPRK, Wakil Ketua I, dan Wakil Ketua II, resmi membubuhkan tanda tangan mereka pada dokumen yang berisi poin-poin perjuangan AMG. Momen ini menjadi bukti bahwa suara rakyat tidak bisa lagi disepelekan.
Koordinator AMG, Gilang Ken Tawar, menyebut bahwa penandatanganan tersebut adalah kemenangan kolektif rakyat Aceh Tengah.
Ini adalah bukti kekuatan masyarakat. Apa yang kami bawa murni untuk kesejahteraan bersama. Kini komitmen itu sudah ditulis dan disepakati oleh pemerintah dan DPRK. Ini kemenangan moral yang menunjukkan rakyat lebih kuat dari kekuasaan,” ujar Gilang.
Massa aksi yang sejak awal setia mendampingi proses perjuangan menyambut kesepakatan itu dengan penuh semangat. Mereka menilai keberanian turun ke jalan akhirnya terbayar dengan hasil nyata.
Meski demikian, AMG menegaskan perjuangan belum selesai. Penandatanganan hanyalah langkah awal; implementasi menjadi target berikutnya.
Kami akan tetap mengawal, memastikan janji-janji ini benar-benar dijalankan. Karena rakyat tidak boleh lagi dibohongi dengan tanda tangan semata,” tambah Gilang.
Hari ini menjadi catatan penting: rakyat bersatu mampu memaksa kekuasaan tunduk pada kebenaran dan kepentingan bersama.
>>>>>>{ UMI }















