KNPI Sport Fest 2026 Bergulir Tanpa Dukungan Pemko Ada Apa dengan Walikota Lhokseumawe?

Lhokseumawe – KNPI Sport Fest 2026 tetap bergulir dengan menyasar pelajar tingkat SMA sederajat di seluruh Kota Lhokseumawe. Ribuan pelajar hadir dalam pembukaan kegiatan yang dirancang menjadi ruang bagi generasi muda untuk berkompetisi, mengembangkan bakat olahraga, dan membangun prestasi. Namun, di tengah antusiasme para pelajar, absennya Wali Kota Lhokseumawe maupun perwakilan pemerintah kota menjadi sorotan. Minggu 11/10/2026.

Ketua KNPI Lhokseumawe, Muhammad Ajuar, menyebut upaya membangun komunikasi dengan Wali Kota telah dilakukan sejak tahap perencanaan, beberapa bulan sebelum kegiatan berlangsung. KNPI berharap dapat duduk bersama untuk membahas kegiatan yang menyasar pelajar dan generasi muda di seluruh kota. Namun, hingga acara dimulai, audiensi yang diharapkan belum terlaksana.

Persoalan tak berhenti di situ. Surat permohonan dukungan dan rekomendasi kegiatan yang diajukan KNPI juga disebut belum mendapatkan balasan, bahkan ketika Sport Fest 2026 telah resmi berjalan. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai koordinasi dan respons Pemerintah Kota Lhokseumawe terhadap agenda kepemudaan yang melibatkan ribuan pelajar.

Baca Juga:  Gandeng Perguruan Pencak Silat dan Organisasi Masyarakat, Polres Semarang Bagikan Ribuan Takjil 

“Saya juga tidak mengerti kenapa Walikota Lhokseumawe belum membalas surat dan komunikasi dari kami, sampai sekarang acara olahraga pelajar ini kami lakukan secara mandiri tanpa Pemko Lhokseumawe untuk saat ini” Ujar Ajur.

Pemandangan saat pembukaan menjadi catatan tersendiri. Ribuan pelajar hadir membawa semangat mengikuti kegiatan, sementara Wali Kota Lhokseumawe maupun perwakilan pemerintah kota disebut tidak hadir. Ketidakhadiran itu bukan bukti bahwa pemerintah tidak mendukung kegiatan, tetapi publik patut mempertanyakan mengapa ruang komunikasi belum terbangun dan surat permohonan belum mendapat jawaban hingga acara berlangsung.

Padahal, kegiatan yang menyasar pelajar bukan sekadar agenda organisasi. Sport Fest dapat menjadi ruang pembinaan minat, bakat, kedisiplinan, dan sportivitas generasi muda. Karena itu, dukungan pemerintah tidak selalu harus berbentuk anggaran. Kehadiran, komunikasi, koordinasi, dan kepastian administrasi juga menjadi bagian penting dari dukungan terhadap kegiatan kepemudaan.

Baca Juga:  Hentikan Fitnah! Sengketa Tanah Pematang Kelang Sudah Berkekuatan Hukum Tetap

KNPI Sport Fest 2026 akhirnya berjalan dengan semangat para pelajar. Namun, pertanyaan untuk Pemko Lhokseumawe tetap terbuka mengapa audiensi belum terlaksana, mengapa surat permohonan dukungan belum mendapat balasan, dan mengapa tidak ada perwakilan pemerintah yang hadir saat ribuan pelajar mengikuti pembukaan? Pemerintah kota perlu memberikan penjelasan agar publik memperoleh gambaran yang utuh mengenai persoalan ini.

Hingga berita ini di terbitkan media kami masih menunggu klarifikasi Pemko Lhokseumawe untuk keimbangan sebuah berita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *