Teologi Pembebasan Ekologis

Foto: Hasyim Khafani, SH

Oleh : Hasyim Khafani, SH (Peserta LK-III Badko Jatim)

Detikpost.id – Rekonstruksi NDP kemanusiaan dan keadilan untuk melawan keserakahan kapitalisme ekstraktif. Kapitalisme ekstraktif hari ini tidak hanya menjajah manusia. Ia juga menjajah hutan, sungai, dan udara. Jikalau NDP HMI hanya bicara “Kemanusiaan dan Keadilan” untuk manusia, maka ia setengah buta.

Saatnya direkonstruksi: Kemanusiaan merupakan termasuk hak generasi mendatang atas bumi yang layak. Dalam konteks Keadilan adalah termasuk didalamnya keadilan ekologis. Dan hari ini, yang paling tertindas adalah alam dan rakyat di lingkar tambang.

Baca Juga:  Polri dukung KKP capai target Penerimaan Negara sektor Perikanan Tangkap

Dalam teorinya Teologi Pembebasan – Gustavo Gutierrez. Bahwa Iman harus berpihak pada kaum tertindas dan membebaskan dari struktur dosa sosial. Hari ini “dosa struktural” itu bernama izin tambang, deforestasi, dan polusi yang dilegalkan negara demi investasi.

Bentuk Rekontruksi NDP. Kemanusiaan lintas dan generasi. Gugat korporasi perusak lingkungan. Bela masyarakat adat. Keadilan Iklim dan Ekologi Tolak proyek yang langgar daya dukung. Tuntut pajak karbon. Kemandirian Kedaulatan Ekologi Hilirisasi berdaulat. Kuasai teknologi dan data SDA.

Baca Juga:  Polres Lhokseumawe Gelar Forum Konsultasi Publik, Perkuat Komunikasi dan Evaluasi Layanan

Melawan kapitalisme ekstraktif tanpa teologi hanyalah protes.
Melawan dengan teologi adalah jihad.

NDP tidak boleh jadi hafalan. Ia harus jadi pisau untuk membedah izin, anggaran, dan kebijakan.

Karena jika HMI diam saat gunung diratakan dan laut diracun, maka kita bukan lagi pembela kemanusiaan. Kita jadi saksi bisu kejahatan terhadap ciptaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *