ACEH UTARA ( DetikPost.id ) – Sikap tegas ditunjukkan Muhammad, Ketua DPD APPI Aceh Utara yang akrab disapa Rimung Buloh, terkait kepergian putrinya, Puput (14 tahun) yang belum kembali ke rumah. Pihak keluarga sudah tidak memberi ruang lagi untuk kesalahan atau kebohongan.
Puput, warga Desa Meusyid Bleuk, Kecamatan Murah Mulia, Aceh Utara, dijemput oleh temannya sesama perempuan pada Sabtu sore, 11 Juli 2026. Sebelum berangkat, ia sempat berbicara kepada kakaknya, Mutia Sari. Puput mengatakan dirinya hendak pergi mengambil uang ke wilayah Bayu, Aceh Utara. Mutia Sari sendiri tidak ikut pergi.
Namun, kepercayaan keluarga sudah sangat tipis terhadap teman yang menjemput tersebut. Pasalnya, teman itu sudah pernah menipu ayah Puput sebelumnya, bahkan berani membohongi hingga larut malam sampai jam 1 malam. Padahal saat itu Puput sedang berada bersamanya, namun ia tetap berbohong kepada orang tua.
Karena punya catatan buruk tersebut dan hingga kini Puput belum pulang, Muhammad memberikan ultimatum yang sangat keras:
Jika malam ini Puput tidak diantar pulang dengan selamat oleh temannya yang menjemput, kami langsung lapor ke Polres Lhokseumawe. Ingat, jika kami sudah melapor, TIDAK ADA LAGI KATA MAAF! Tidak ada toleransi, tidak ada ampun,” bentak Muhammad.
Ia menegaskan, siapapun yang terlibat dalam peristiwa ini, akan diproses secara hukum tanpa basa-basi dan tanpa pandang bulu.

