26 Hari Hilang Ditelan Banjir, Bang Amad Kupi Ditemukan Tak Bernyawa: TNI-Polri Sisir Lokasi, Korban Banjir Aceh Utara Terus Bertambah!

ACEH UTARA ( DETIK POST.ID )  – Kabar duka kembali menyelimuti Kabupaten Aceh Utara. Seorang warga Desa Paloh Raya, Kecamatan Muara Batu, bernama Bang Amad Kupi, ditemukan meninggal dunia pada Senin sore, 22 Desember 2025, setelah 26 hari dinyatakan hilang akibat banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada 26 November 2025 lalu.

 

Jenazah Bang Amad Kupi ditemukan oleh tim pencari gabungan yang terdiri dari warga, relawan, serta personel TNI dan Polri di sekitar Desa Paloh Raya. Setelah berhasil diidentifikasi, jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans untuk kemudian diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka.

 

Kami sangat berduka atas kepergian Bang Amad. Semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar salah seorang warga yang ikut dalam proses pencarian.

Baca Juga:  Polisi Selidiki Penyebab Kematian Seorang Laki-laki di Bener Meriah

 

Menurut data sementara yang dihimpun dari berbagai sumber, jumlah korban meninggal dunia akibat banjir di Kecamatan Muara Batu diperkirakan telah mencapai 30 orang. Penemuan jenazah Bang Amad Kupi menambah daftar panjang korban jiwa akibat bencana alam dahsyat tersebut.

 

Pemerintah daerah, TNI, Polri, dan berbagai pihak terkait terus berupaya melakukan pencarian terhadap korban hilang lainnya, serta memberikan bantuan dan dukungan kepada para pengungsi yang terdampak banjir. Namun, масштаб kerusakan yang parah dan kondisi cuaca yang tidak menentu menjadi kendala utama dalam upaya penanganan bencana ini.;

 

penulis>>{ rimung }

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *