Toko Warga Bluto Dibobol, Kerugian Ditaksir Rp9 Juta Dilaporkan ke Polsek Saronggi

Gambar ilustrasi (Karikatur)

SUMENEP, Detikpost.id – Dugaan pembobolan toko milik warga berinisial JR, asal Dusun Sorren, Desa Masaran, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, akhirnya dilaporkan ke Polsek Saronggi, Polresta Sumenep. Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Minggu, 23 Agustus 2026 sekitar pukul 16.30 WIB.

Laporan polisi itu diterima pada Senin (28/9/2026) dan dibuktikan dengan diterbitkannya Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) dengan nomor LP/B/15/IX/2026/SPKT/Polsek Saronggi/Polresta Sumenep/Polda Jatim.

Dalam laporan tersebut, toko yang berada di Dusun Nang Nangan, Desa Saronggi, Kecamatan Saronggi, Sumenep, diketahui mengalami kerusakan pada bagian pintu. Kondisi itu diketahui setelah JR meminta seseorang berinisial IM untuk menyalakan lampu toko yang saat itu sedang tutup.

Saat berada di lokasi, IM mendapati pintu toko dalam kondisi rusak. Informasi tersebut kemudian disampaikan kepada JR melalui sambungan telepon.

Baca Juga:  Diduga Mengantuk, Toyota Hiace Tabrak Truk di Jalur Tol Semarang-Solo KM 445 A

Mendapat kabar itu, JR langsung mendatangi tokonya untuk melakukan pengecekan. Dari pemeriksaan tersebut, sejumlah barang miliknya diketahui hilang.

JR mengatakan, setelah kejadian tersebut dirinya sempat memberikan waktu sekitar satu bulan agar pihak yang diduga melakukan pencurian datang dan menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.

“Saya sudah memberi kesempatan kepada pelaku untuk datang mengakui perbuatannya serta menyelesaikan secara baik-baik,” ungkap JR.

Namun, karena tidak ada iktikad baik untuk menyelesaikan persoalan tersebut, JR akhirnya memilih menempuh jalur hukum dengan melaporkan dugaan pencurian itu ke Polsek Saronggi.

“ Kasus ini telah saya laporkan ke Polsek Saronggi, agar pelaku segera ditemukan dan diproses hukum sesuai prosedur yang berlaku,” tegasnya.

Adapun sejumlah barang yang dilaporkan hilang antara lain satu tabung LPG 3 kilogram, satu kotak parfum, satu paket COD, sekitar 16 pres rokok berbagai merek, serta satu buah sarung berwarna kuning kombinasi.

Baca Juga:  Kecewa Pada Layanan SPBU Tamberu Barat Sampang, Antrean Kendaraan Mengular Panjang

JR memperkirakan total kerugian akibat kejadian tersebut mencapai sekitar Rp9 juta. Nilai kerugian itu turut dicantumkan dalam laporan polisi yang disampaikan kepada pihak kepolisian.

Atas diterimanya laporan tersebut, JR mengapresiasi respons penyidik Reskrim Polsek Saronggi dalam menangani laporan dugaan pencurian yang dialaminya.

Ia berharap kepolisian segera menindaklanjuti laporan tersebut, mengungkap pihak yang bertanggung jawab, serta memprosesnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *